Bantu Penanganan Covid-19, BIN Bantu Unair Peralatan dan Biaya Penelitian
Sabtu, 09 Mei 2020 - 08:09 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, BIN juga bekerja sama dengan LBM Eijkman untuk pengembangan teknologi preventif atau vaksin, terapi plasma dan terapeutik terhadap virus Corona, khususnya Covid-19. Selain itu, kerja sama dilakukan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk pengembangan riset guna mengatasi penyakit infeksi dengan potensi pandemi dan kerja sama pengembangan teknologi terapeutik terhadap Covid-19.
"Kerjasama dengan berbagai pihak tersebut sebagai upaya pemerintah menyelamatkan banyak nyawa rakyat. Semua dikerjakan secara gotong royong sesuai keahlian masing-masing berusaha semaksimal mungkin memutus rantai penyebaran Covid-19," ujar Bambang.
Pada hari ini, Jumat (8/5/2020), BIN telah menyerahkan bantuan alat-alat laboratorium Covid-19 dan pemberian bantuan biaya penelitian ke Unair Surabaya. Penyerahan bantuan ini sejalan dengan Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BIN dan Unair yang telah ditandatangani pada 7 April 2020 yang lalu.
Bantuan kemanusiaan yang diserahkan BIN kepada Unair terdiri dari, 1 Unit RT-PCR 96wheel, 1 unit Akta GO Healthcare Life Sciences, 1 unit Sequencer, 2 unit Incubator CO2, Covid-19 Reagent Set, Plasticware/Primer dan biaya penelitian untuk penemuan kandidat obat anti Covid-19.
"Diharapkan dengan bantuan alat laboratorium dan dukungan pembiayaan penelitian tersebut dapat membantu Lembaga Penyakit Tropis Unair dan Pusat Penelitian & Pengembangan Stem Cell Unair untuk secepatnya menghasilkan obat dan vaksin Covid-19. Kami harap pihak Unair dapat secara berkala menginformasikan perkembangan dari penelitian yang dikerjasamakan dengan BIN tersebut," lanjut Bambang.
"Kerjasama dengan berbagai pihak tersebut sebagai upaya pemerintah menyelamatkan banyak nyawa rakyat. Semua dikerjakan secara gotong royong sesuai keahlian masing-masing berusaha semaksimal mungkin memutus rantai penyebaran Covid-19," ujar Bambang.
Pada hari ini, Jumat (8/5/2020), BIN telah menyerahkan bantuan alat-alat laboratorium Covid-19 dan pemberian bantuan biaya penelitian ke Unair Surabaya. Penyerahan bantuan ini sejalan dengan Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BIN dan Unair yang telah ditandatangani pada 7 April 2020 yang lalu.
Bantuan kemanusiaan yang diserahkan BIN kepada Unair terdiri dari, 1 Unit RT-PCR 96wheel, 1 unit Akta GO Healthcare Life Sciences, 1 unit Sequencer, 2 unit Incubator CO2, Covid-19 Reagent Set, Plasticware/Primer dan biaya penelitian untuk penemuan kandidat obat anti Covid-19.
"Diharapkan dengan bantuan alat laboratorium dan dukungan pembiayaan penelitian tersebut dapat membantu Lembaga Penyakit Tropis Unair dan Pusat Penelitian & Pengembangan Stem Cell Unair untuk secepatnya menghasilkan obat dan vaksin Covid-19. Kami harap pihak Unair dapat secara berkala menginformasikan perkembangan dari penelitian yang dikerjasamakan dengan BIN tersebut," lanjut Bambang.
Lihat Juga :