Serang Warga, Anggota Geng Motor Ditangkap usai Terpisah dari Rombongannya
Kamis, 05 November 2020 - 14:31 WIB
loading...
Seorang anggota geng motor ditangkap warga usai melakukan penyerangan di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Foto iNews TV/Adrianus S
A
A
A
JAMBI - Sekelompok pemuda diduga geng motor melakukan penyerangan ke pemukiman warga di Kota Jambi, Rabu malam 4 November 20200. Namun penyerangan terjadi saat warga tengah berkumpul di pemukiman sehingga seorang anggota geng motor berhasil ditangkap setelah terpisah dari rombongan saat hendak kabur .
Penangkapan anggota geng motor di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi i ni pun terekam video amatir warga.
Didi warga Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi mengatakan, penangkapan pemuda anggota geng motor tersebut dilakukan setelah pemuda tersebut terpisah dari rombongan usai menyerang pemukiman warga yang datang menggunakan sepeda motor sambil membawa peralatan berupa sajam dan benda lainnya. (Baca: Dua Profesor ITB Dapat Penghargaan Atas Penelitian Sains)
“Anggota geng motor yang belum diketahui identitasnya tersebut sempat menjadi bulan-bulan warga. Dimana dia kedapatan bersembunyi di dalam drainase karena takut menjadi sasaran amukan warga,” kata dia, Kamis (5/11/2020).
Didi menyebutkan, sebelum melakukan penyerangan ke pemukiman warga sekelompok pemuda kurang lebih 20 orang datang menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam .
Penangkapan anggota geng motor di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi i ni pun terekam video amatir warga.
Didi warga Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi mengatakan, penangkapan pemuda anggota geng motor tersebut dilakukan setelah pemuda tersebut terpisah dari rombongan usai menyerang pemukiman warga yang datang menggunakan sepeda motor sambil membawa peralatan berupa sajam dan benda lainnya. (Baca: Dua Profesor ITB Dapat Penghargaan Atas Penelitian Sains)
“Anggota geng motor yang belum diketahui identitasnya tersebut sempat menjadi bulan-bulan warga. Dimana dia kedapatan bersembunyi di dalam drainase karena takut menjadi sasaran amukan warga,” kata dia, Kamis (5/11/2020).
Didi menyebutkan, sebelum melakukan penyerangan ke pemukiman warga sekelompok pemuda kurang lebih 20 orang datang menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam .
Lihat Juga :