Debat Perdana, Pengamat Nilai Machfud Arifin-Mujiaman Kurang Menguasai Data

Kamis, 05 November 2020 - 09:17 WIB
loading...
Debat Perdana, Pengamat...
Dua pasangan calon Wali Kota Surabaya yakni Eri Cahyadi - Armuji danĀ  Machfud Arifin-Mujiaman menjalani debat perdana yang digelar diĀ Hotel JW Marriott, Surabaya, Rabu (4/11/2020) malam. Dok/SINDOnews
A A A
SURABAYA - Dua pasangan calon Wali Kota Surabaya yakni Eri Cahyadi - Armuji dan Machfud Arifin-Mujiaman menjalani debat perdana yang digelar diHotel JW Marriott, Surabaya, Rabu (4/11/2020) malam.

Pengamat Politik asal UPN Veteran Surabaya Catur Suratnoaji menilai pada debat perdana ini pasangan calon nomor 02 Machfud Arifin-Mujiaman kurang siap mengikuti debat. Hal itu terlihat dari data yang mereka sampaikan dalam debat ini. "Saya melihat pasangan Machfud Arifin-Mujiaman tidak begitu menguasai data," kata Catur.

Menurut dia, saat debat, cawawali Mujiaman beberapa kali terlihat berbisik kepada cawali Machfud Arifin. Sikap dan gestur tersebut seperti menunjukkan paslon nomor urut 2 masih kedodoran data.

Dia juga mencontohkan, beberapa kali Machfud memberikan pertanyaan yang tidak berbasis data, tetapi pandangan mata atau dalam bahasanya blusukan. "Secara metodologis, pandangan mata itu tidak bisa dipertanggungjawabkan, bisa menjadi bias. Seharusnya dengan data," kata Catur.

Pertanyaan-pertanyaan tanpa data dari pasangan Machfud Arifin-Mujiaman, lanjut Catur, hanya bersifat membingkai sebuah pekerjaan kubu lawan dengan kegagalan. "Apakah benar yang disebutkan berdasar pandangan mata itu sesuai fakta secara keseluruhan. Itu persoalannya," tutur Catur. (Baca: Puluhan Lapak Pasar Tradisional di Kota Pasuruan Ludes Terbakar).

Dia pun berani memberikan penilaian, bahwa secara keseluruhan debat pertama ini berlangsung aktraktif dengan keunggulan pasangan Eri Cahyadi-Armuji "Kalau misalnya dikasih skor, ya 80 vs 78 lah untuk keunggulan pasangan Eri Cahyadi-Armuji. Keduanya terlihat tenang meski secara terus menerus diserang. Dan mereka terlihat cukup menguasai permasalahan serta solusi untuk Surabaya," pungkas Catur.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Debat Perdana, Reynaldo...
Debat Perdana, Reynaldo Ajak Kader HIPMI Bantu Pemerintah Wujudkan Ekonomi 8%
Janji Kampanye Naikkan...
Janji Kampanye Naikkan Insentif RT/RW dan Pemasangan CCTV Belum Terealisasi, Ini Alasan Pramono
Paslon Dedy-Dayat Pertimbangkan...
Paslon Dedy-Dayat Pertimbangkan Gugat ke MK Terkait Hasil Rekapitulasi Pilkada Bungo
TPS di Surabaya Ini...
TPS di Surabaya Ini Tarik Minat Warga untuk Nyoblos dengan Nuansa Khas Pecinan
KPU dan Polri Matangkan...
KPU dan Polri Matangkan Persiapan Debat 5 Paslon Bupati Rokan Hulu
Disinggung Mualem Kasus...
Disinggung Mualem Kasus Wastafel, Bustami: Santai Aja Bro
Berbohong saat Kampanye...
Berbohong saat Kampanye Bisa Masuk Penjara, Wales Siapkan UU yang Bikin Politisi Ketar-ketir
Dewi Puspitorini Ingin...
Dewi Puspitorini Ingin ILUNI UI Jadi Rumah Besar Alumni untuk Bertukar Gagasan
Makan Bergizi Gratis...
Makan Bergizi Gratis Serentak Dilaksanakan Mulai Besok
Rekomendasi
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Menteri Imipas Dukung Proses Penegakan Hukum
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved