Ribuan Massa dari Masyarakat Babel Mengugat Berunjuk Rasa di Kantor Gubernur
Rabu, 04 November 2020 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Dalam hal ini, di Babel sendiri yang ada hanyalah kemiskinan dan pengangguran. Ini ada apa ? Dengan demikian, sebagai warga negara yang baik dan kritis, kami masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Babel Menggugat, mempertanyakan kinerja Gubernur Babel selama 4 tahun.
"Bagi kami saat ini, kinerja Gubernur Babel minim prestasi selama memimpin Provinsi Babel. Provinsi yang kami cintai. Dari segala sektor, tidak ada terlihat adanya sebuah perubahan signifikan di Provinsi ini, selama Erzaldi menjadi Gubernur," ujarnya. (Baca: Klinik Kesehatan di Blitar Dilarang Sembarangan Terima Pasien).
Sementara itu ketua HMI Bangka Belitung, Rizky Khulafu menilai saat ini kondisi Provinsi Babel, mirip seperti pulau hantu yang tidak bertuan. Masyarakatnya terlantar, tingkat penganggurannya tinggi, kesejahteraan masyarakat terabaikan, kemiskinan bertambah, dan begitu juga dengan kondisi pembangunan NIHIL. "Jabatan Gubernur merupakan jabatan politik, sehingga apabila janji politik tidak ditunaikan itu merupakan keburukan akhlak politik dari seorang pemimpin," ujarnya.
"Dengan demikian, maka dalam hal ini kami meminta Gubernur Erzaldi menepati janjinya ingin memajukan Bangka Belitung. Kita juga meminta agar Gubernur serius dan tidak main-main dalam memimpin Provinsi Babel," pungkasnya.
"Bagi kami saat ini, kinerja Gubernur Babel minim prestasi selama memimpin Provinsi Babel. Provinsi yang kami cintai. Dari segala sektor, tidak ada terlihat adanya sebuah perubahan signifikan di Provinsi ini, selama Erzaldi menjadi Gubernur," ujarnya. (Baca: Klinik Kesehatan di Blitar Dilarang Sembarangan Terima Pasien).
Sementara itu ketua HMI Bangka Belitung, Rizky Khulafu menilai saat ini kondisi Provinsi Babel, mirip seperti pulau hantu yang tidak bertuan. Masyarakatnya terlantar, tingkat penganggurannya tinggi, kesejahteraan masyarakat terabaikan, kemiskinan bertambah, dan begitu juga dengan kondisi pembangunan NIHIL. "Jabatan Gubernur merupakan jabatan politik, sehingga apabila janji politik tidak ditunaikan itu merupakan keburukan akhlak politik dari seorang pemimpin," ujarnya.
"Dengan demikian, maka dalam hal ini kami meminta Gubernur Erzaldi menepati janjinya ingin memajukan Bangka Belitung. Kita juga meminta agar Gubernur serius dan tidak main-main dalam memimpin Provinsi Babel," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :