Hendak Edarkan Ganja, IRT bersama Balita Dibekuk di Angkutan Umum

Selasa, 03 November 2020 - 13:26 WIB
loading...
Hendak Edarkan Ganja,...
Dua IRT yang menjadi bandar ganja saat digelandang ke Mapolres Mandailing Natal, Sumut, Selasa (3/11/2020). Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis
A A A
MANDALING - Bandar narkoba tidak pernah kehabisan akal dalam melancarkan aksinya. Mereka bahkan melibatkan anak-anak hingga ibu rumah tangga (IRT). Seperti yang terjadi di Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Polisi berhasil membekuk dua IRT yang diduga menjadi kurir ganja menuju luar daerah. Salah satunya dibekuk di dalam angkutan umum oleh Tim Ganas Satresnarkoba Polres Mandailing Natal, selasa (3/11/2020) pagi. (Baca Juga: bukannya-mengayomi-malah-jadi-bandar-narkoba-anggota-polisi-di-jambi-ditangkap-polisi)

Petugas terpaksa menghentikan laju sebuah angkutan umum di Jalan Lintas Timur, Panyabungan, karena mendapatkan informasi adanya paket ganja yang siap edar dalam angkutan umum tujuan Sumatera Barat itu. Betul saja, saat digeladah ternyata didapati tas yang berisi 15 bal ganja kering, tas tersebut diketahi milik seorang ibu rumah tangga, J-I yang akan pergi menuju Pasaman Barat, Sumatera Barat, bersama anak balita yang masih dalam gendongan. (Baca Juga: dua-bandar-narkoba-di-bali-dibekuk-ganja-45-kg-disita)

Berdasarkan pengembangan, selanjutnya polisi juga menciduk L-R yang juga seorang ibu rumah tangga di rumahnya di KelurahanKayu Jati, Panyabungan. Dalam rumah pelaku, polisi mendapati 3 kilogram ganja kering siap edar.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Horas Tua Silalahi mengatakan, kedua ibu rumah tangga J-I dan L-R masih satu jaringan, mereka pun digelandang ke Mapolres Mandailing Natal, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Baca Juga: diduga-jadi-bandar-narkoba-irt-di-luwu-timur-diamankan-polisi ).

Menurutnya, kedua tersangka mengaku memperoleh ganja dari seorang bandar asal Desa Huta Tua Panyabungan Timur. Ganja dibawa dari desa huta tua seharga rp350.000 dan akan diantarkan kepada pemesannya di sumatera barat dengan harga Rp850.000. Untuk satu kilogram ganja yang mereka bawa, masing-masing pelaku memperoleh upah Rp500.000.

Kapolres mengatakan, dari hasil pengungkapan polisi, diketahui saat ini marak upaya penyelundupan ganja dengan menggunakan jasa kurir wanita atau ibu rumah tangga. “Langkah ini dilakukan para bandar dan pengedar ganja tentunya untuk mengelabui petugas kepolisian,” katanya.

Sementara itu, pelaku J-I mengaku nekad menjadi kurir ganja karena terdesak kebutuhan ekonomi keluarga, apalagi selama masa pandemi korona dia mengaku telah 2 kali mengirim ganja dari mandailing natal menuju Sumatera Barat. (Baca Juga: waduh-anggota-dprd-kota-palembang-yang-ditangkap-bnn-ternyata-bandar-narkoba)

Atas perbuatannya, kedua ibu rumah tangga ini kini harus mendekam di tahanan polisi dan terancam hukuman 5 hingga 10 tahun penjara karena dijerat undang undang narkotika.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Rekomendasi
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Berita Terkini
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved