Sensor Potensiometri, Alat Buatan Unair untuk Deteksi Gagal Ginjal
Selasa, 03 November 2020 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Selama ini, material yang digunakan sebagai bahan pembuatan sensor adalah campuran serbuk karbon dan imprinted zeolit. Pemilihan zeolit karena merupakan material yang mudah dimodifikasi dalam hal ukuran pori dan pembentukan cetakan.
Di samping itu zeolit merupakan salah satu material yang memiliki konduktivitas listrik yang bagus sehingga akan meningkatkan sinyal analisis. (Baca: Truk Hantam Pembatas Jalan di Ungaran, Dua Orang Luka Berat).
Bahkan, ketika molekul kreatinin dijebakkan saat sintesis zeolit, kemudian molekul tersebut diekstraksi dari kerangka zeolite sehingga menghasilkan suatu cetakan. Cetakan ini hanya akan cocok dengan bahan yang telah dicetakkan (kreatinin, red).
Sensor yang telah dikembangkan itu memiliki bentuk yang sederhana dan melalui cara pembuatan yang sangat mudah. Caranya, serbuk karbon dan serbuk zeolite dicampur dengan lilin, kemudian dipanaskan sampai meleleh, setelah itu dimasukkan ke dalam wadah atau kemasan berupa sedotan, tube isi bolpoin atau sejenisnya. (Baca: Kasus Pernikahan Dini dan Perceraian di Jawa Timur Meningkat).
Sebagai penghubung antara sensor dengan sumber listrik disematkan kawat perak atau tembaga dan dibantu dengan penjepit buaya untuk menyambungkannya dengan kabel. “Sebagai badan sensor biasanya kami menggunakan tip mikropipet karena bentuknya seperti corong, sehingga lebih mudah memasukkan pasta campuran karbon, zeolite dan lilinnya. Sebenarnya bisa juga menggunakan sedotan atau tube tempat tinta pada bolpoin,” jelasnya.
Di samping itu zeolit merupakan salah satu material yang memiliki konduktivitas listrik yang bagus sehingga akan meningkatkan sinyal analisis. (Baca: Truk Hantam Pembatas Jalan di Ungaran, Dua Orang Luka Berat).
Bahkan, ketika molekul kreatinin dijebakkan saat sintesis zeolit, kemudian molekul tersebut diekstraksi dari kerangka zeolite sehingga menghasilkan suatu cetakan. Cetakan ini hanya akan cocok dengan bahan yang telah dicetakkan (kreatinin, red).
Sensor yang telah dikembangkan itu memiliki bentuk yang sederhana dan melalui cara pembuatan yang sangat mudah. Caranya, serbuk karbon dan serbuk zeolite dicampur dengan lilin, kemudian dipanaskan sampai meleleh, setelah itu dimasukkan ke dalam wadah atau kemasan berupa sedotan, tube isi bolpoin atau sejenisnya. (Baca: Kasus Pernikahan Dini dan Perceraian di Jawa Timur Meningkat).
Sebagai penghubung antara sensor dengan sumber listrik disematkan kawat perak atau tembaga dan dibantu dengan penjepit buaya untuk menyambungkannya dengan kabel. “Sebagai badan sensor biasanya kami menggunakan tip mikropipet karena bentuknya seperti corong, sehingga lebih mudah memasukkan pasta campuran karbon, zeolite dan lilinnya. Sebenarnya bisa juga menggunakan sedotan atau tube tempat tinta pada bolpoin,” jelasnya.
(nag)
Lihat Juga :