Pelaku Tawuran di Depok, Polisi: Biar Dibilang Jagoan Saja
Senin, 02 November 2020 - 22:04 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Polisi belum mengetahui motif tawuran yang menyebabkan satu orang tewas di Depok beberapa waktu lalu. Dari penyelidikan, diketahui tidak ada motif kuat yang memicu kedua kelompok itu saling adu jago di jalanan.
“Motifnya saya sampaikan berulang-ulang selalu tidak ada motif yang kuat untuk melakukan hal seperti itu (tawuran). Hanya sekadar iseng biar dibilang jagoan saja supaya dibilang pemberani hanya itu saja sebenarnya,” kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah kepada wartawan di Depok, Senin (2/11/2020).
Kedua kelompok memang sengaja janjian untuk tawuran. Dalam percakapan lewat ponsel, mereka janjian tanggal 27 Oktober. Namun baru bertemu pada 30 Oktober. “Janjian membawa senjata jamnya juga janjian karena dini hari, dan lokasi ditentukan dan ada dokumentasi,” ungkapnya. (Baca juga: Polisi Kantongi Identitas 4 Pelaku Tawuran Berdarah di Sawangan Depok )
Saat tawuran, ada teman pelaku yang sengaja mendokumentasikan. Tujuannya untuk disebarkan ke teman lainnya. “Selama ini yang pertama menjadi dokumentasi pribadi dan kemudian juga disebarkan ke rekan rekan yang lain bahwa mereka ini seorang jagoan dan lain sebagainya,” paparnya.
Kedua pelaku usianya masih di bawah umur. Mereka sengaja janjian tawuran di malam hari agar tidak terpantau oleh warga dan petugas. Selain itu juga mereka sengaja tawuran di malam hari setelah melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). (Baca juga: Polisi Ciduk 2 ABG 17 Tahun Penyebab Tawuran Maut di Depok )
“Motifnya saya sampaikan berulang-ulang selalu tidak ada motif yang kuat untuk melakukan hal seperti itu (tawuran). Hanya sekadar iseng biar dibilang jagoan saja supaya dibilang pemberani hanya itu saja sebenarnya,” kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah kepada wartawan di Depok, Senin (2/11/2020).
Kedua kelompok memang sengaja janjian untuk tawuran. Dalam percakapan lewat ponsel, mereka janjian tanggal 27 Oktober. Namun baru bertemu pada 30 Oktober. “Janjian membawa senjata jamnya juga janjian karena dini hari, dan lokasi ditentukan dan ada dokumentasi,” ungkapnya. (Baca juga: Polisi Kantongi Identitas 4 Pelaku Tawuran Berdarah di Sawangan Depok )
Saat tawuran, ada teman pelaku yang sengaja mendokumentasikan. Tujuannya untuk disebarkan ke teman lainnya. “Selama ini yang pertama menjadi dokumentasi pribadi dan kemudian juga disebarkan ke rekan rekan yang lain bahwa mereka ini seorang jagoan dan lain sebagainya,” paparnya.
Kedua pelaku usianya masih di bawah umur. Mereka sengaja janjian tawuran di malam hari agar tidak terpantau oleh warga dan petugas. Selain itu juga mereka sengaja tawuran di malam hari setelah melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). (Baca juga: Polisi Ciduk 2 ABG 17 Tahun Penyebab Tawuran Maut di Depok )
Lihat Juga :