Golkar Jatim Desak Presiden Perancis Minta Maaf kepada Muslim Dunia
Minggu, 01 November 2020 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
"Kita membutuhkan kearifan sebagai warga global untuk tidak saling menyakiti satu dengan yang lain. Presiden Perancis seharusnya mengerti sejak lama bahwa pembuatan dan penayangan karikatur Nabi menyinggung perasaan umat Islam," lanjutnya.
Sarmuji juga mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang mengecam Presiden Perancis. Sarmuji mengatakan, Presiden Jokowi sedang mengajari Perancis untuk menggunakan kebebasan secara proporsional dan bertanggung jawab agar perdamaian dunia dapat diwujudkan.
"Presiden Perancis sudah seharusnya meminta maaf secara terbuka untuk meredakan ketegangan yang timbul atas pernyataannya," tegas Sarmuji.
Sarmuji berharap, kasus ini menjadi yang terakhir dan menjadi pelajaran penting bagi semua pemimpin dan tokoh dunia. "Tuntutan untuk meciptakan dunia yang lebih damai tidak hanya diarahkan kepada satu kelompok tertentu tetapi menjadi kewajiban bagi semua warga dunia," kata Sarmuji mengakhiri pernyataannya.
Sarmuji juga mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang mengecam Presiden Perancis. Sarmuji mengatakan, Presiden Jokowi sedang mengajari Perancis untuk menggunakan kebebasan secara proporsional dan bertanggung jawab agar perdamaian dunia dapat diwujudkan.
"Presiden Perancis sudah seharusnya meminta maaf secara terbuka untuk meredakan ketegangan yang timbul atas pernyataannya," tegas Sarmuji.
Sarmuji berharap, kasus ini menjadi yang terakhir dan menjadi pelajaran penting bagi semua pemimpin dan tokoh dunia. "Tuntutan untuk meciptakan dunia yang lebih damai tidak hanya diarahkan kepada satu kelompok tertentu tetapi menjadi kewajiban bagi semua warga dunia," kata Sarmuji mengakhiri pernyataannya.
(msd)
Lihat Juga :