Presiden Tutup YORFest 2020, Jokowi: Menjadi Petani Itu Mulia
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
YORFest 2020 diharapkan dapat menginspirasi para petani muda organik untuk mencipta nilai tambah produk pertanian, perkebunan dan perternakan dari ekosistem organik yang berorientasi ekspor berupa produk siap guna [green label], bukan hanya meng-ekspor raw material yang bernilai murah.
Dalam situasi pandemi YORFest pertama ini berlangsung secara virtual. Dibuka oleh Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi dengan menampilkan pembicara muda yang sudah berkecimpung dalam bisnis pertanian organik. Berlangsung selama 2 hari, tanggal 28-29 Oktober 2020.
Para pembicara yang berpartisipasi berbagi pengalaman di hari pertama selain Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi, juga ada Kepala Kantor Staf Presiden yang juga adalah Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jend (Purn) Dr. Ir. Moeldoko S.I.P, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas M.Si, dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nadional Kementerian Perdagangan Kasan.
Sementara dari kalangan anak muda pelaku industri pertanian organik yang bersedia berbagi pengalaman ada Angeline Theo (Boja Farm), Tari Dana (Avana Green), Andhika Mahardika (Agradaya), Suradi (The Learning Farm), Raka Bagus (Ladang Lima), Putri Arif Febrila (Bulk Source), Christopher Satriandaru (Cocona Care), Margaret Agustina (Jagapati.com), Dwi Anoraganingrum (Indocon GmbH), Dedi Wahyu Hernanda (Genpi Nasional), dan Ichwan Joesoef (Indonesia Trade Promotion Center, Osaka, Japan).
Dalam situasi pandemi YORFest pertama ini berlangsung secara virtual. Dibuka oleh Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi dengan menampilkan pembicara muda yang sudah berkecimpung dalam bisnis pertanian organik. Berlangsung selama 2 hari, tanggal 28-29 Oktober 2020.
Para pembicara yang berpartisipasi berbagi pengalaman di hari pertama selain Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi, juga ada Kepala Kantor Staf Presiden yang juga adalah Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jend (Purn) Dr. Ir. Moeldoko S.I.P, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas M.Si, dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nadional Kementerian Perdagangan Kasan.
Sementara dari kalangan anak muda pelaku industri pertanian organik yang bersedia berbagi pengalaman ada Angeline Theo (Boja Farm), Tari Dana (Avana Green), Andhika Mahardika (Agradaya), Suradi (The Learning Farm), Raka Bagus (Ladang Lima), Putri Arif Febrila (Bulk Source), Christopher Satriandaru (Cocona Care), Margaret Agustina (Jagapati.com), Dwi Anoraganingrum (Indocon GmbH), Dedi Wahyu Hernanda (Genpi Nasional), dan Ichwan Joesoef (Indonesia Trade Promotion Center, Osaka, Japan).
(zil)
Lihat Juga :