KPU Gresik Nilai Cara Kampanye Daring 2 Paslon Rendah

Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:27 WIB
loading...
KPU Gresik Nilai Cara...
Masa kampanye Pilkada Gresik sudah memasuki waktu sebulan, namun KPU masih menganggap belum maksimal. SINDOnews/Ashadi
A A A
GRESIK - Masa kampanye Pilkada Gresik sudah memasuki waktu sebulan, namun KPU masih menganggap belum maksimal. Kampanye daring dari kedua paslon masih terbilang rendah.

KPU Gresik menyebut hanya 4 persen kedua tim paslon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) dan Moh Qosim - Asluchul Alif (QA) yang menggelar kampanye daring .

Komisoner KPU Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun menyampaikan, data tersebut disampaikan kepada dalam acara Rakor bersama kedua tim paslon dan Ketua Bawaslu di Kantor KPU Gresik.

Prosentase kampanye secara daring masih rendah. KPU melihat kedua tim paslon masih lebih banyak melakukan kampanye secara tatap muka. "Kampanye tatap muka memang tidak dilarang, tapi KPU tetap menghimbau agar kedua tim paslon memaksimalkan kampanye daring," kata Makmun, Kamis (29/10/2020). (Baca: Kuasa Hukum Habib Bahar Klaim Korban Cabut Laporan, Ini Kata Polisi).

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh KPU adalah ikhtiar bersama untuk melakukan pencegahan penularan Covid19. Sehingga tidak ada kluster baru penyebaran covid-19. Apalagi, saat ini Gresik masuk zona kuning. "Semua pihak diminta untuk tetap menjaga dan mentaati protokol kesehatan agar pelaksanaan pemilihan tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid-19," tandasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Survei ARCI: 75,5% Warga...
Survei ARCI: 75,5% Warga Jawa Timur Puas Kebijakan Energi Prabowo–Gibran
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Gempa M5,7 Guncang Banyuwangi
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Rekomendasi
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved