Gandeng PTPN V, 720 Hektare Kebun Sawit Petani Diremajakan
Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
"Perusahaan sangat terbuka selama ini. Mulai dalam hal penyusunan anggaran pembangunan kebun. Biaya yang ditawarkan juga berada di bawah standar Dirjenbun," kata Setiyono. (Baca juga: Wisatawan Terus Banjiri Bali, Dalam Sehari 9.539 Orang Tiba Lewat Bandara Ngurah Rai)
Menurutnya PTPN V juga selalu berdiskusi dan mencari solusi bersama jika menemukan persoalan. Begitu juga terkait penggunaan anggaran dan hasil panen. "Ini sangat baik untuk terus membangun kepercayaan petani dan perusahaan," ujarnya. (Baca juga: Usai Ditutup Polda Jambi, Tungku Pemasakan Minyak di Batanghari Kembali Beroperasi)
CEO PTPN V, Jatmiko K Santosa usai melakukan tanam perdana bibit unggul kelapa sawit di lahan perkebunan sawit rakyat yang tergabung dalam empat koperasi unit desa (KUD) di Kabupaten Siak mengatakan, kunci keberhasilan itu adalah kepercayaan. Sehingga, perusahaan berani memberikan jaminan terhadap produktivitas petani di atas rata-rata nasional.
"Kita berikan jaminan produktivitas sawit petani di atas rata-rata produksi nasional. Jika di bawah itu, kita ganti. Di PTPN V itu kita terus berusaha bagaimana supaya petani swadaya secara ekonomi dan setara dengan mitra, bahkan petani bisa menjadi mitra teknis bagi kelompok petani lainnya," tegas dia.
Menurutnya PTPN V juga selalu berdiskusi dan mencari solusi bersama jika menemukan persoalan. Begitu juga terkait penggunaan anggaran dan hasil panen. "Ini sangat baik untuk terus membangun kepercayaan petani dan perusahaan," ujarnya. (Baca juga: Usai Ditutup Polda Jambi, Tungku Pemasakan Minyak di Batanghari Kembali Beroperasi)
CEO PTPN V, Jatmiko K Santosa usai melakukan tanam perdana bibit unggul kelapa sawit di lahan perkebunan sawit rakyat yang tergabung dalam empat koperasi unit desa (KUD) di Kabupaten Siak mengatakan, kunci keberhasilan itu adalah kepercayaan. Sehingga, perusahaan berani memberikan jaminan terhadap produktivitas petani di atas rata-rata nasional.
"Kita berikan jaminan produktivitas sawit petani di atas rata-rata produksi nasional. Jika di bawah itu, kita ganti. Di PTPN V itu kita terus berusaha bagaimana supaya petani swadaya secara ekonomi dan setara dengan mitra, bahkan petani bisa menjadi mitra teknis bagi kelompok petani lainnya," tegas dia.
(boy)
Lihat Juga :