Lawan Covid-19, Milenial Sumut Diajak Bantu Pemerintah dan Masyarakat
Jum'at, 08 Mei 2020 - 13:05 WIB
loading...
Lawan Covid-19, Milenial Sumut Diajak Bantu Pemerintah dan Masyarakat. Foto/Humas Pemprov Sumut
A
A
A
MEDAN - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengajak milenial Sumut membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19. Selain itu, dia juga berharap agar kaum milenial tergerak hatinya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan di sekelilingnya.
Hal ini disampaikan Musa Rajekshah saat teleconference dengan milenial Sumut, Kamis (7/5/2020) malam, di Rumah Dinas Wagub Sumut, Jalan Teuku Daud, Medan. “Banyak masyarakat kita yang butuh bantuan dan mungkin mereka belum mendapat bantuan dari pemerintah. Jadi, saya harap milenial Sumut yang memiliki rezeki lebih mau menyisihkan sebagian rezekinya untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Musa Rajekshah dikutip dari laman Sumutprov.go.id.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sendiri sudah menyiapkan bantuan sembako untuk 1.321.426 kepala keluarga yang terdampak Covid-19 di 33 kabupaten/kota. Bantuan ini sudah mulai didistribusikan ke daerah-daerah di Sumut. (Baca juga : Periksa 96 Sampel/Hari, Ini Mekanisme Pemeriksaan di Lab RS USU )
“Kita sudah mulai ini, diawali dari Kabupaten Langkat dan rencananya Senin (11/5) ke daerah lainnya. Kita melibatkan TNI, Polri, perangkat kelurahan atau desa dalam mendistribusikannya agar tepat sasaran. Namun, mungkin masih ada yang terlewatkan karena itu saya harap teman-teman semua mau memperhatikan sekeliling dan meringankan tangan untuk membantu,” tambah Musa Rajekshah.
Bukan hanya masalah pangan, Musa Rajekshah yang akrab disapa Bang Ijeck ini juga meminta kaum milenial untuk membantu menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat sekelilingnya. Menurutnya, ini perlu dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai wabah ini.
“Teman-teman sekalian juga bisa bantu pemerintah untuk memberikan informasi terkait Covid-19 kepada orang-orang di sekeliling kalian, agar masyarakat kita semakin sadar akan protokol kesehatan. Disiplin menerapkan protokol kesehatan kunci memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” terang Ijeck kepada lebih dari 70 peserta teleconference.
Wagub juga menjawab langsung pertanyaan dari peserta teleconference, salah satunya Gabriel (mahasiswa dari Bandung) terkait masalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Wagub Sumut menjelaskan butuh pertimbangan besar dalam penerapan PSBB karena akan berimbas besar kepada masyarakat Sumut. Selain itu juga ada ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi daerah dan butuh dana yang besar.
Hal ini disampaikan Musa Rajekshah saat teleconference dengan milenial Sumut, Kamis (7/5/2020) malam, di Rumah Dinas Wagub Sumut, Jalan Teuku Daud, Medan. “Banyak masyarakat kita yang butuh bantuan dan mungkin mereka belum mendapat bantuan dari pemerintah. Jadi, saya harap milenial Sumut yang memiliki rezeki lebih mau menyisihkan sebagian rezekinya untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Musa Rajekshah dikutip dari laman Sumutprov.go.id.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sendiri sudah menyiapkan bantuan sembako untuk 1.321.426 kepala keluarga yang terdampak Covid-19 di 33 kabupaten/kota. Bantuan ini sudah mulai didistribusikan ke daerah-daerah di Sumut. (Baca juga : Periksa 96 Sampel/Hari, Ini Mekanisme Pemeriksaan di Lab RS USU )
“Kita sudah mulai ini, diawali dari Kabupaten Langkat dan rencananya Senin (11/5) ke daerah lainnya. Kita melibatkan TNI, Polri, perangkat kelurahan atau desa dalam mendistribusikannya agar tepat sasaran. Namun, mungkin masih ada yang terlewatkan karena itu saya harap teman-teman semua mau memperhatikan sekeliling dan meringankan tangan untuk membantu,” tambah Musa Rajekshah.
Bukan hanya masalah pangan, Musa Rajekshah yang akrab disapa Bang Ijeck ini juga meminta kaum milenial untuk membantu menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat sekelilingnya. Menurutnya, ini perlu dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai wabah ini.
“Teman-teman sekalian juga bisa bantu pemerintah untuk memberikan informasi terkait Covid-19 kepada orang-orang di sekeliling kalian, agar masyarakat kita semakin sadar akan protokol kesehatan. Disiplin menerapkan protokol kesehatan kunci memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” terang Ijeck kepada lebih dari 70 peserta teleconference.
Wagub juga menjawab langsung pertanyaan dari peserta teleconference, salah satunya Gabriel (mahasiswa dari Bandung) terkait masalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Wagub Sumut menjelaskan butuh pertimbangan besar dalam penerapan PSBB karena akan berimbas besar kepada masyarakat Sumut. Selain itu juga ada ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi daerah dan butuh dana yang besar.
Lihat Juga :