Perempuan Tewas Dibakar di Mobil, Ini Sepenggal Kisah Yulia Awal Mula Kenal Pelaku
Kamis, 29 Oktober 2020 - 10:54 WIB
loading...
Polisi saat melakukan olah TKP terhadap mobil yang terbakar, Rabu (21/10/2020). Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SUKOHARJO - Pengembangan bisnis yang dilakukan Yulia (42), warga Solo yang keseharian tinggal di Wonogiri justru membuatnya mengalami peristiwa tragis. Perempuan istri seorang dokter ini diduga kuat dibunuh oleh Eko Prasetyo (30), rekan bisnisnya sendiri.
Kasus perempuan yang ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Xenia yang dibakar di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, 20 Oktober 2020 lalu, berhasil diungkap Polisi. (Baca juga: Perempuan di dalam Mobil Terbakar Ada Luka, Korban Pembunuhan? )
Pelakunya diduga adalah Eko Prasetyo, warga Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo. Korban dihabisi di kandang ayam yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah pelaku. (Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Giriharjo Wonogiri)
Saat pra rekontruksi, Yulia kepalanya dipukul hingga tujuh kali dengan linggis. Pelaku juga mengambil uang cash yang dibawa korban. Pelaku juga meminta nomor pin m-banking kepada korban yang dalam kondisi sekarat.
Saat itu, pelaku menjanjikan tidak akan menghabisi korban jika memberikan pin m-banking. Di dalam kandang, pelaku mentransfer uang korban ke rekeningnya dengan nilai mencapai Rp15 juta.
Kasus perempuan yang ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Xenia yang dibakar di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, 20 Oktober 2020 lalu, berhasil diungkap Polisi. (Baca juga: Perempuan di dalam Mobil Terbakar Ada Luka, Korban Pembunuhan? )
Pelakunya diduga adalah Eko Prasetyo, warga Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo. Korban dihabisi di kandang ayam yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah pelaku. (Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Giriharjo Wonogiri)
Saat pra rekontruksi, Yulia kepalanya dipukul hingga tujuh kali dengan linggis. Pelaku juga mengambil uang cash yang dibawa korban. Pelaku juga meminta nomor pin m-banking kepada korban yang dalam kondisi sekarat.
Saat itu, pelaku menjanjikan tidak akan menghabisi korban jika memberikan pin m-banking. Di dalam kandang, pelaku mentransfer uang korban ke rekeningnya dengan nilai mencapai Rp15 juta.
Lihat Juga :