Masker Buatan Warga Desa Sendang Batang Tembus Pasar Dunia
Selasa, 27 Oktober 2020 - 20:58 WIB
loading...
Bupati Wihaji bersama Ketua Tim Penggerak PKK Batang Uni Kuslantasih mengunjungi rumah produksi masker Tri Amalia Lestari yang tembus pasar ekspor. FOTO : Istimewa
A
A
A
BATANG - UMKM merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Kondisi tersebut membuat para pelaku usaha harus memutar otak untuk melakukan inovasi dan kreasi.
Melihat fenomena bahwa setiap orang wajib memakai masker di masa kebiasaan baru, justru menjadikan peluang usaha bagi Tri Amalia Lestari warga Desa Sendang Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Ia berhasil menembus pasar luar negeri dengan produk kerajinan tangannya berupa masker.
Masker kelas premium diminati karena mempunyai tampilan epik yang dihiasi dengan manik-manik di atas bordiran kain tiga lapis dari bahan katun toyobo dan kain brokat. Sehingga tidak mengurangi fungsi utama mencegah penularan COVID- 19. Masker dengan berbagai macam varian, namun tidak menghilangkan fungsi utamanya mencegah penularan Covid-19.
Tri Amalia Lestari menyebut, untuk bahan utama adalah kain katun toyobo dan kain brokat ditambah pernak-pernik seperti pin, renda, payet, pita yang disulam di atas bordiran kain motif bunga-bunga. “Masker yang saya buat dari kain tapi juga dengan aksesori-aksesori dan juga detail fashionnya, sehingga jika orang itu ada keperluan tertentu seperti pesta atau lainnya juga bias dipakai gitu," kata Tri Amalia Lestari, Selasa (27/10/2020).
Dalam pemasaran produknya, ia lebih mengandalkan media sosial terutama aplikasi instagram, facebook dan twitter karena dirasa jangkauanya lebih luas.
Melihat fenomena bahwa setiap orang wajib memakai masker di masa kebiasaan baru, justru menjadikan peluang usaha bagi Tri Amalia Lestari warga Desa Sendang Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Ia berhasil menembus pasar luar negeri dengan produk kerajinan tangannya berupa masker.
Masker kelas premium diminati karena mempunyai tampilan epik yang dihiasi dengan manik-manik di atas bordiran kain tiga lapis dari bahan katun toyobo dan kain brokat. Sehingga tidak mengurangi fungsi utama mencegah penularan COVID- 19. Masker dengan berbagai macam varian, namun tidak menghilangkan fungsi utamanya mencegah penularan Covid-19.
Tri Amalia Lestari menyebut, untuk bahan utama adalah kain katun toyobo dan kain brokat ditambah pernak-pernik seperti pin, renda, payet, pita yang disulam di atas bordiran kain motif bunga-bunga. “Masker yang saya buat dari kain tapi juga dengan aksesori-aksesori dan juga detail fashionnya, sehingga jika orang itu ada keperluan tertentu seperti pesta atau lainnya juga bias dipakai gitu," kata Tri Amalia Lestari, Selasa (27/10/2020).
Dalam pemasaran produknya, ia lebih mengandalkan media sosial terutama aplikasi instagram, facebook dan twitter karena dirasa jangkauanya lebih luas.
Lihat Juga :