Libur Panjang, Pengamanan Objek Wisata di Mojokerto Diperketat
Selasa, 27 Oktober 2020 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Status ini, lanjut Himawan, diharapkan dapat segera berubah menjadi kuning (risiko rendah) bahkan hijau (risiko terkendali). ”Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama TNI-Polri, terus berupaya menanggulangi pandemi melalui program-program strategis. Semua tempat wisata dan keramaian akan kita pantau dan perketat prokesnya,” tandas Himawan.
Himawan menegaskan, penanggulangan Covid-19 terus dimaksimalkan dalam beberapa lini. Mulai aspek kesehatan, jaring pengaman sosial (JPS), keamanan serta ketertiban. Dari aspek kesehatan misalnya, dilakukan dengan pembagian vitamin dan probiotik, memfasilitasi tempat khusus pasien OTG di Puskesmas Gondang, operasi yustisi disertai rapid test secara masif, dan terbaru yakni dengan hypnotherapy.
(Baca juga:)
”Satu bulan evaluasi, saya merasa senang bisa bersinergi dengan semuanya. Mulai TNI, Polri, masyarakat termasuk dengan awak media. Pengetatan prokes saat liburan panjang ini, pengunjung harus dibatasi demi physical distancing, yakni 50 persen dari kapasitas. Pol PP saya mohon untuk ngawal ini,” pungkasnya.
Himawan menegaskan, penanggulangan Covid-19 terus dimaksimalkan dalam beberapa lini. Mulai aspek kesehatan, jaring pengaman sosial (JPS), keamanan serta ketertiban. Dari aspek kesehatan misalnya, dilakukan dengan pembagian vitamin dan probiotik, memfasilitasi tempat khusus pasien OTG di Puskesmas Gondang, operasi yustisi disertai rapid test secara masif, dan terbaru yakni dengan hypnotherapy.
(Baca juga:)
”Satu bulan evaluasi, saya merasa senang bisa bersinergi dengan semuanya. Mulai TNI, Polri, masyarakat termasuk dengan awak media. Pengetatan prokes saat liburan panjang ini, pengunjung harus dibatasi demi physical distancing, yakni 50 persen dari kapasitas. Pol PP saya mohon untuk ngawal ini,” pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :