Gunduli Rambut untuk Kecoh Polisi, Pembunuh WN Ghana Ditangkap

Selasa, 27 Oktober 2020 - 16:41 WIB
loading...
Gunduli Rambut untuk...
JO alias Shark (22) pelaku pembunuhan terhadap WN Ghana, Festus (24) saat digiring petugas PolrestroJakarta Barat.Foto/SINDOnews/Yan Yusuf
A A A
JAKARTA - Polres Jakarta Barat menangkap JO alias Shark (22) pelaku pembunuhan terhadap WN Ghana, Festus (24) di salah satu apartemen di Jakarta Barat. Shark diciduk petugas di salah satu tempat di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Saat di tangkap, WN Gambia ini, telah mengubah penampilannya dengan menggunduli rambutnya. "Pelaku dalam pelarian upaya hilangkan identitas salah satunya dengan cukur habis rambut untuk hilangkan jejak," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arysa Khadaffi saat merilis kasus tersebut di Mapolrestro Jakarta Barat, Selasa (27/10/2020).

Arsya melanjutkan, terbongkarnya identitas dan pelarian Shark setelah penyidik memeriksa rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi. Dari rekaman itu pula, polisi mendapati detik-detik Festus terbunuh. Mulai dari turun lift, hingga mondar mandir dilorong apartement sambil melihat melihat layar ponsel.

Diduga kuat karena paniknya, Shark lantas melarikan diri dan kabur ke teman-temannya di kawasan Tanjung Duren. "Dia sempat berkilah saat polisi hendak menangkapnya dan berdalih tak mengetahui peristiwa itu," ujarnya. (Baca: Buru Pembunuh WN Ghana di Kebon Jeruk, Polisi Periksa 3 Saksi)

Namun setelah ditunjukkan CCTV dan dipertemukan dengan saksi, Shark tertunduk lesu dan mengakui perbuatannya.Termasuk dengan pisau stainless dan botol miras sisa yang ditemukan di sekitar lokasi. Kedua benda itu menunjukan adanya sidik jari shark.

Kini akibat perbuatannya, Shark terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun lantaran dianggap melanggar Pasal 338 dan 315 ayat 3 KUHP.

Sebelumnya, WN Ghana, Festus, 24, ditemukan tewas bersimbah darah di salah satu apartemen di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu, 24 Oktober 2020 sore. Dia ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Rekomendasi
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Berita Terkini
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved