Dalam 11 Menit, Terjadi Empat Kali Guguran di Gunung Merapi

Selasa, 27 Oktober 2020 - 13:32 WIB
loading...
Dalam 11 Menit, Terjadi...
Pernyataan Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terkait peningkatan aktivitas Merapi terus terlihat. Dokumen/SINDOnews
A A A
YOGYAKARTA - Pernyataan Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terkait peningkatan aktivitas Merapi terus terlihat. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan aktivitas gempa guguran yang terjadi siang ini.

Dalam durasi 11 menit, BPPTKG mencatat terjadi 4 kali gempa guguran . Namun demikian amplitudo sangat kecil. "Memang ada guguran meskipun amplitudo kecil pada pukul 10.11 WIB , 10.18 WIB , 10.22 WIB , 10.23 WIB," terang Kepala BPPTKG Hanik Humaida kepada wartawan, Selasa (27/2020).

Dijelaskannya berdasarkan laporan pengamatan Merapi sejak pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 06.00 WIB diketahui untuk kegempaan terjadi gempa Guguran sebanyak 10 kali dengan Amplitudo : 3-48 mm, dan durasi 11.3-57.8 detik.

Kemudian terjadi 21 kali gempa hembusan dengan amplitudo: 2-13 mm, dan durasi 10.9-23.5 detik serta gempa vulkanik dangkal sebanyak 4 kali dengan amplitudo 51-80 mm dan durasi 15.8-45.9 detik.

Hanik mengungkapkan, aktivitas Merapi saat ini sangat berbeda dengan erupsi tahun 2006 dan 2010 lalu. Erupsi saat ini merupakan bagian dari rangkaian erupsi yang panjang, dimulai sejak bulan Mei tahun 2018 dimana erupsi Merapi didominasi dengan gas dan sifatnya eksplosif tetapi indeks eksplosivitasnya rendah (skala 1). (Baca: Demonstran Mulai Bergerak, Jalur Sidoarjo-Surabaya Macet).

Bila indeks eksplosivitas saat ini dibandingkan dengan tahun 2010, maka rangkaian erupsi saat ini sebesar 1/1000, dan jika dibandingkan dengan erupsi tahun 2006 maka indeks eksplosivitas saat ini adalah 1/100. "Sampai saat ini aktivitas masih terus berlanjut, data-data seismisitas, deformasi dan gas masih di atas normal," katanya.

Lebih lanjut, berdasarkan data pemantauan, pasca letusan tanggal 21 Juni 2020 teramati deformasi berupa pemendekan jarak EDM dari Pos Babadan yang diiringi dengan peningkatan aktivitas kegempaan. (Baca: Banjir dan Longsor Terjang Pangandaran, 2 Warga Tewas Tertimbun).

Saat ini aktivitas vulkanik semakin intensif dengan kejadian rata-rata gempa vulkanik dangkal (VTB) 6 kali/hari, multi-phase (MP) 83 kali/hari serta deformasi dari data EDM mencapai 2 cm/hari. Pemendekan jarak EDM terukur dari Pos-Pos Pemantauan Gunung Merapi dan juga dari titik-titik ukur sekeliling Gunung Merapi.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.500 Meter
Waspada, Gunung Dukono...
Waspada, Gunung Dukono Alami Erupsi Sore Ini
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Km
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.800 Meter
Pagi Ini Gunung Dukono...
Pagi Ini Gunung Dukono Erupsi Setinggi 3 Km, PVMBG Ingatkan Ancaman Abu Vulkanik
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Kekerasan Daycare di...
Kekerasan Daycare di Yogyakarta, Selly PDIP: Tragedi Kegagalan Sistem Perlindungan Anak
Apartemen di Yogyakarta...
Apartemen di Yogyakarta Mulai Rp300 Jutaan! NexCity Hadirkan Hunian Strategis Sekaligus Peluang Passive Income
Rekomendasi
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved