Perwira Marinir Jadi Korban Begal di Gambir, Polisi: Belum Ada Laporan
Senin, 26 Oktober 2020 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Kebiasaan menggoes sepeda dilakukan oleh korban lantaran adanya wabah Covid-19 dan diperlukan imun tubuh. Namun, sewaktu kejadian korban tidak mengenakan baju dinas. Hal ini yang membuat pelaku kemungkinan tidak tahu korban adalah anggota TNI.
“Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko biasanya menggunakan baju olah raga dan tidak pakaian dinas,” katanya. (Baca juga: Cegah Jambret dan Begal, Polisi Bentuk Tim Satgassus)
Dia mengatakan, ketika korban sampai di lokasi, tepatnya di depan kantor Kementerian Pertahanan RI, tiba-tiba pelaku yang berboncengan sepeda motor menarik tas milik korban yang berisi handphone (HP). Terjadi tarik menarik dengan pelaku yang menyebabkan korban terjatuh dan menderita luka robek di pelipis kiri, dan memar di bagian kepala belakang.
Korban langsung ditolong oleh anggota polisi Briptu Angga dan seorang Pamdal Monas. Korban kemudian dibawa ke RS TNI AL Mintohardjo, Bendungn Hilir, Tanah Abang, untuk menjalani perawatan. Adapun, pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Jenderal Sudirman.
“Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko biasanya menggunakan baju olah raga dan tidak pakaian dinas,” katanya. (Baca juga: Cegah Jambret dan Begal, Polisi Bentuk Tim Satgassus)
Dia mengatakan, ketika korban sampai di lokasi, tepatnya di depan kantor Kementerian Pertahanan RI, tiba-tiba pelaku yang berboncengan sepeda motor menarik tas milik korban yang berisi handphone (HP). Terjadi tarik menarik dengan pelaku yang menyebabkan korban terjatuh dan menderita luka robek di pelipis kiri, dan memar di bagian kepala belakang.
Korban langsung ditolong oleh anggota polisi Briptu Angga dan seorang Pamdal Monas. Korban kemudian dibawa ke RS TNI AL Mintohardjo, Bendungn Hilir, Tanah Abang, untuk menjalani perawatan. Adapun, pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Jenderal Sudirman.
(thm)
Lihat Juga :