Polisi Diminta Periksa Auditor Inspektorat dalam Kasus Korupsi Desa Botto
Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:00 WIB
loading...
Pemerhati Hukum di Kabupaten Wajo berharap, pihak kepolisian memeriksa peran Auditor Inspektorat Daerah Wajo dalam kasus korupsi dana desa 2017-2018 Desa Botto. Foto: Reza Pahlevi.
A
A
A
WAJO - Pemerhati Hukum di Kabupaten Wajo berharap, pihak kepolisian memeriksa peran Auditor Inspektorat Daerah Wajo dalam kasus korupsi dana desa 2017-2018 Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo .
Pemerhati Hukum di Kabupaten Wajo , Sudirman menilai Inspektorat Daerah mempunyai niat terselubung dalam kasus indikasi korupsi dana desa di Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo .
Hal ini menurutnya terlihat dari produk hasil audit Inspektorat Daerah yang mengatakan tidak menemukan kerugian negara, tapi terbantahkan dari hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Baca Juga: Kades dan Sekretaris TPK di Kabupaten Wajo Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa
Menurutnya, kondisi ini membuat spekulasi bermunculan, di mana Auditor Inspektorat diduga turut serta dalam permufakatan jahat dalam kasus indikasi korupsi dana desa di Desa Botto. Saat ini, pihak kepolisian telah menetapkan Kepala Desa Botto dan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Botto sebagai tersangka.
Pemerhati Hukum di Kabupaten Wajo , Sudirman menilai Inspektorat Daerah mempunyai niat terselubung dalam kasus indikasi korupsi dana desa di Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo .
Hal ini menurutnya terlihat dari produk hasil audit Inspektorat Daerah yang mengatakan tidak menemukan kerugian negara, tapi terbantahkan dari hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Baca Juga: Kades dan Sekretaris TPK di Kabupaten Wajo Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa
Menurutnya, kondisi ini membuat spekulasi bermunculan, di mana Auditor Inspektorat diduga turut serta dalam permufakatan jahat dalam kasus indikasi korupsi dana desa di Desa Botto. Saat ini, pihak kepolisian telah menetapkan Kepala Desa Botto dan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Botto sebagai tersangka.
Lihat Juga :