Sebelum Surut, Basarnas Evakuasi 25 Korban Banjir di Bekasi dan Bogor
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:21 WIB
loading...
Tim Rescue Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta saat mengevakuasi korban banjir di Kota Bekasi, Minggu (25/10/2020).Foto/Istimewa
A
A
A
BEKASI - Tim Rescue Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta telah mengevakuasi korban banjir di Villa Nusa Indah 2 dan Villa Jatirasa, Kota Bekasi. Dua perumahan tersebut terdampak luapan Kali Cikeas dan Cileungsi pada Sabtu, 24 Oktober 2020 malam, meskipun banjir di perumahan tersebut kini sudah mulai surut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman mengatakan, dua perumahan yang mulai terendam sejak Sabtu (24/10) dinihari sudah mendapatkan evakuasi dan air yang meluap dipermukiman warga sudah surut.”Sudah surut, warga yang kita evakuasi sudah kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Hendra kepada wartawan Minggu (25/10/2020).
Menurut dia, terendamnya dua perumahan tersebut disebabkan hujan yang mengguyur kawasan Bogor pada Sabtu (24/10) malam mengakibatkan meningkatnya debit air pada aliran kali Cikeas dan Cileungsi. Karena debit air yang meningkat pada kedua aliran tersebut sehingga mengakibatkan luapan dan terjadinya banjir di kawasan Bekasi dan sekitarnya.
”Tim rescue sudah kita kerahkan sejak Sabtu (24/10) malam setelah kita mendapatkan informasi bahwa Pintu Air P2C sudah menunjukkan ketinggian debit air, kita kerahkan menuju daerah yang sering mengalami dampak banjir yaitu Perumahan Villa Nusa Indah,” katanya kepada SINDOnews, Minggu (25/10/2020). (Baca: KP2C Sebut 1.000 Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Bogor)
Kemudian sekitar pukul 00.30 WIB proses evakuasi pun dilaksanakan oleh tim SAR gabungan dengan menelusuri perumahan tersebut dimana ketinggian banjir hingga mencapai 120 CM. Setelah tim menyusuri daerah tersebut ternyata banyak dari warga setempat yang lebih memilih bertahan di lantai dua rumah mereka.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman mengatakan, dua perumahan yang mulai terendam sejak Sabtu (24/10) dinihari sudah mendapatkan evakuasi dan air yang meluap dipermukiman warga sudah surut.”Sudah surut, warga yang kita evakuasi sudah kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Hendra kepada wartawan Minggu (25/10/2020).
Menurut dia, terendamnya dua perumahan tersebut disebabkan hujan yang mengguyur kawasan Bogor pada Sabtu (24/10) malam mengakibatkan meningkatnya debit air pada aliran kali Cikeas dan Cileungsi. Karena debit air yang meningkat pada kedua aliran tersebut sehingga mengakibatkan luapan dan terjadinya banjir di kawasan Bekasi dan sekitarnya.
”Tim rescue sudah kita kerahkan sejak Sabtu (24/10) malam setelah kita mendapatkan informasi bahwa Pintu Air P2C sudah menunjukkan ketinggian debit air, kita kerahkan menuju daerah yang sering mengalami dampak banjir yaitu Perumahan Villa Nusa Indah,” katanya kepada SINDOnews, Minggu (25/10/2020). (Baca: KP2C Sebut 1.000 Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Bogor)
Kemudian sekitar pukul 00.30 WIB proses evakuasi pun dilaksanakan oleh tim SAR gabungan dengan menelusuri perumahan tersebut dimana ketinggian banjir hingga mencapai 120 CM. Setelah tim menyusuri daerah tersebut ternyata banyak dari warga setempat yang lebih memilih bertahan di lantai dua rumah mereka.
Lihat Juga :