Mahasiswa Kecewa Dibubarkan Paksa saat Unjuk Rasa di GT Pasteur
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
"Tiba-tiba, kami baru saja mau duduk (100 meter dari gerbang Tol Pasteur) kami disuruh ke pinggir lalu diambil paksa (ditangkap). Salah satu teman kami dicari. Padahal kami sudah surati bahwa dari Oktober sampai November akan menggelar aksi. Tapi (polisi) berdalih tidak ada surat pemberitahuan," ujar Lingga.
Selain itu, tutur Lingga, mahasiswa selama ini kooperatif saat melakukan aksi untuk rasa. Ada kesepakatan dengan pihak kepolisian untuk menggelar unjuk rasa secara kondusif, tidak anarkistis.
"Kami sepakat sama pihak Polrestabes Bandung bahwa sudah dari awal aksi kondusif. Itu kan yang jadi pembeda. Gerakan-gerakan cenderung kepada tindakan perusakan fasilitas umum. Kami kan tidak melakukan itu," tutur dia.
Lingga menegaskan, tidak ada koordinator lapangan (korlap) aksi di MIM. Yang ada hanya juru bicara. Ke depan, pihaknya akan kembali mencoba berkomunikasi dengan Polrestabes Bandung untuk membebaskan delapan mahasiswa yang diamankan.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa nyaris menguasai Gerbang Tol (GT) Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2020). Beruntung, kepolisian dari Polrestabes Bandung segera bertindak dengan membubarkan aksi tersebut.
Selain itu, tutur Lingga, mahasiswa selama ini kooperatif saat melakukan aksi untuk rasa. Ada kesepakatan dengan pihak kepolisian untuk menggelar unjuk rasa secara kondusif, tidak anarkistis.
"Kami sepakat sama pihak Polrestabes Bandung bahwa sudah dari awal aksi kondusif. Itu kan yang jadi pembeda. Gerakan-gerakan cenderung kepada tindakan perusakan fasilitas umum. Kami kan tidak melakukan itu," tutur dia.
Lingga menegaskan, tidak ada koordinator lapangan (korlap) aksi di MIM. Yang ada hanya juru bicara. Ke depan, pihaknya akan kembali mencoba berkomunikasi dengan Polrestabes Bandung untuk membebaskan delapan mahasiswa yang diamankan.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa nyaris menguasai Gerbang Tol (GT) Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2020). Beruntung, kepolisian dari Polrestabes Bandung segera bertindak dengan membubarkan aksi tersebut.
Lihat Juga :