HSN 2020, Pesantren Al-Hamidiyah Depok Menjadi Percontohan Protokol COVID-19
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 05:03 WIB
loading...
Pondok Pesantren Al Hamidiyah Depok menjadi Pesantren Percontohan Protokol COVID-19. Di sana juga digelar peringatan HSN dengan penerapan protokol COVID-19 yang ketat. Foto/SINDOnews/Ratna Purnama
A
A
A
DEPOK - Pondok Pesantren Al Hamidiyah Depok menjadi Pesantren Percontohan Protokol COVID-19 . Di sana juga digelar peringatan Hari Santri Nasional ( HSN ) dengan penerapan protokol COVID-19 yang ketat.
Peringatan HSN 2020 di Ponpes Al Hamidiyah ini digelar atas kerja sama Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian Agama (Kemenag). Di sana dilakukan acara kampanye 3 M (cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker). (Peringati Hari Santri, Remaja Masjid di Majalengka Gelar Khotmil Quran)
Acara yang digelar secara offline dan daring diikuti perwakilan pesantren seluruh Indonesia. “Kita tidak tahu kenapa terpilih sebagai Pesantren Percontohan Protokol COVID-19. Hanya saja, selama ini kita telah mengikuti aturan pemerintah dalam menjaga protokol kesehatan,” ujar Dirut YIH Al-Hamidiyah H Imam Soesanto Sjaichu dalam keterangannya, Kamis (22/10/2020).
Imam mengungkapkan selama ini melakukan inisiatif dalam membentuk Satgas COVID-19 di pesantren dengan menyediakan tempat cuci tangan, zona aman seperti masjid dan lainnya. Dikatakan dia bahwa di pesantren selama ini juga ada dokter yang memberikan pelayanan kesehatan. Selama masa COVID-19 proses pembelajaran dilaksanakan secara daring.
“Kita laksanakan pembelajaran melalui daring buat dan kondisi ini kita juga melakukan investasi. Momen HSN ini kita belajar daring dan hidup sehat dengan 3 M. Santri itu orang nurut insya Allah akan terjaga,” paparnya.
Peringatan HSN 2020 di Ponpes Al Hamidiyah ini digelar atas kerja sama Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian Agama (Kemenag). Di sana dilakukan acara kampanye 3 M (cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker). (Peringati Hari Santri, Remaja Masjid di Majalengka Gelar Khotmil Quran)
Acara yang digelar secara offline dan daring diikuti perwakilan pesantren seluruh Indonesia. “Kita tidak tahu kenapa terpilih sebagai Pesantren Percontohan Protokol COVID-19. Hanya saja, selama ini kita telah mengikuti aturan pemerintah dalam menjaga protokol kesehatan,” ujar Dirut YIH Al-Hamidiyah H Imam Soesanto Sjaichu dalam keterangannya, Kamis (22/10/2020).
Imam mengungkapkan selama ini melakukan inisiatif dalam membentuk Satgas COVID-19 di pesantren dengan menyediakan tempat cuci tangan, zona aman seperti masjid dan lainnya. Dikatakan dia bahwa di pesantren selama ini juga ada dokter yang memberikan pelayanan kesehatan. Selama masa COVID-19 proses pembelajaran dilaksanakan secara daring.
“Kita laksanakan pembelajaran melalui daring buat dan kondisi ini kita juga melakukan investasi. Momen HSN ini kita belajar daring dan hidup sehat dengan 3 M. Santri itu orang nurut insya Allah akan terjaga,” paparnya.
Lihat Juga :