Forkas Jatim Siap Menangkan Machfud-Mujiaman
Kamis, 22 Oktober 2020 - 18:33 WIB
loading...
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Machfud-Mujiaman terus mendapat dukungan. Grafis : SINDOnews.
A
A
A
SURABAYA - Para pengusaha yang tergabung dalam Forum Komunikasi Asosia (Forkas) Jawa Timur memandang pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Machfud-Mujiaman memiliki kinerja yang terbukti berhasil.
Wakil Ketua Forkas Jawa Timur, Peter Tjiue mengaku, sebagai pengusaha mendambakan pemimpin Surabaya yang bisa menjaga kondusifitas dan menaikkan suasana berbisnis. Dengan pengalaman Machfud Arifin, Peter percaya semua keinginan itu bisa dipenuhi
"Kami percaya dengan pengalaman pak Machfud, bisa direalisasikan bukan hanya janji, karena beliau sangat tahu Surabaya," ujarnya saat bertemu dengan Machfud Arifin.(Baca juga : Jembatan Bambu Rp1,2 M yang Dibangun Pemkot Surabaya Kini Rusak dan Mangkrak )
Menurutnya, dengan pengalaman menjadi Kapolda Jawa Timur, sangat bermanfaat untuk membina Surabaya menjadi lebih baik. Visi-misi Machfud-Mujiaman sangat cocok dengan pengembangan ekonomi yang butuh pekerja baru.
"Kami tidak ingin jam 9 (21.00) sudah mati, kami butuh pengembangan ekonomi," terangnya.
Peter juga yakin Machfud -Mujiaman bisa menghidupkan kembali Jalan Tunjungan yang sangat legendaris. Baginya, Tunjungan saat ini mati suri tidak seperti yang ada dalam mlaku-mlaku nang Tunjungan.
Wakil Ketua Forkas Jawa Timur, Peter Tjiue mengaku, sebagai pengusaha mendambakan pemimpin Surabaya yang bisa menjaga kondusifitas dan menaikkan suasana berbisnis. Dengan pengalaman Machfud Arifin, Peter percaya semua keinginan itu bisa dipenuhi
"Kami percaya dengan pengalaman pak Machfud, bisa direalisasikan bukan hanya janji, karena beliau sangat tahu Surabaya," ujarnya saat bertemu dengan Machfud Arifin.(Baca juga : Jembatan Bambu Rp1,2 M yang Dibangun Pemkot Surabaya Kini Rusak dan Mangkrak )
Menurutnya, dengan pengalaman menjadi Kapolda Jawa Timur, sangat bermanfaat untuk membina Surabaya menjadi lebih baik. Visi-misi Machfud-Mujiaman sangat cocok dengan pengembangan ekonomi yang butuh pekerja baru.
"Kami tidak ingin jam 9 (21.00) sudah mati, kami butuh pengembangan ekonomi," terangnya.
Peter juga yakin Machfud -Mujiaman bisa menghidupkan kembali Jalan Tunjungan yang sangat legendaris. Baginya, Tunjungan saat ini mati suri tidak seperti yang ada dalam mlaku-mlaku nang Tunjungan.
Lihat Juga :