Tak Perlu Test COVID-19, Nikmati Libur Panjang di Jabar Cukup Penuhi Syarat Ini

Rabu, 21 Oktober 2020 - 05:17 WIB
loading...
Tak Perlu Test COVID-19,...
Pemprov Jabar tidak mewajibkan wisatawan yang datang ke wilayahnya menunjukan hasil rapid test. SINDOnews/Agung
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan pesan penting bagi masyarakat, termasuk warga dari luar Jabar yang hendak menghabiskan waktu libur panjangnya di Jabar, akhir Oktober mendatang.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengakui, berkaca pada lonjakan kasus COVID-19 pascalibur panjang Idul Adha beberapa waktu lalu, aktivitas masyarakat pada libur panjang memang berpotensi meningkatkan kasus COVID-19.

Meski begitu, tidak akan ada aturan khusus, terutama bagi warga luar Jabar yang ingin berwisata di Jabar, seperti kewajiban menyertakan hasil test COVID-19. Kang Emil hanya berpesan, agar masyarakat taat terhadap protokol pencegahan COVID-19, salah satunya kewajiban menggunakan masker .

"Saya kira swab mahal kalau mandiri, yang penting sekarang mah sambil nunggu vaksin yang bulan depan datang, kuncinya hanya satu. Vaksin yang ada adalah pakai masker, lockdown terbaik adalah pakai masker. Saya kira itu saja yang akan kita tekankan. Nanti kita akan buktikan hasilnya, apakah dengan kedisiplinan ini hasilnya tidak akan separah dengan long weekend Idul Adha," tutur Kang Emil, Senin (19/10/2020).

Meski tidak menerapkan aturan khusus, Kang Emil mengaku telah menyiapkan materi-materi edukasi untuk mengingatkan masyarakat terkait pentingnya penerapan protokol COVID-19, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun (3M)

"Pada dasarnya, ketika dia disiplin, apapun kegiatan sebenarnya masih bisa terkendali. Yang dikhawatirkan itu sudah ramai, berkerumun, travelling jumlahnya besar, tidak melakukan 3M. Jadi, kita akan fokus penguatan 3M," tegasnya.

Upaya lainnya, kata Kang Emil, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jabar dan Kodam III/Siliwangi untuk menambah personel yang akan diperbantukan mengawasi penerapan 3M, khususnya di tempat-tempat wisata di Jabar. "Penguatan personel ini untuk peningkatan kampanye 3M," imbuhnya.

Kang Emil menuntut komitmen pengelola tempat wisata, agar benar-benat taat terhadap penerapan protokol pencegahan COVID-19. Pihaknya tidak akan segan-segan melakukan penutupan tempat wisata yang kedapatan melanggar.

"Kalau pusat pariwisata Jabar sudah kita tekankan dulu. Pokoknya mah komit, pastikan komit disiplin (3M), setengah kapasitas. Kalau nggak, kita tutup, ketegasan itu akan terus kita upayakan," tandasnya. (Baca: Miris, Seorang Siswi SMP di Ponorogo Dibully Enam Temannya).

Diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meminta masyarakat menahan diri untuk berlibur ke tempat wisata atau hiburan pada libur panjang akhir Oktober nanti, terutama tempat-tempat yang sering dikerumuni orang.

Tito mengingatkan tentang klaster keluarga dimana dari satu orang terpapar COVID-19, bisa menular ke yang lain. Maka dari itu, masyarakat diimbau menahan diri ke tempat wisata, seperti Puncak di Kabupaten Bogor atau Bandung. (Baca: Longsor Terjadi di Dua Kecamatan Gara-gara Intesitas Hujan Tinggi).

"Ini masih ada waktu 4-5 hari. Diatur dengan para pengelola (wisata) supaya tidak terjadi kerumunan. Mungkin dengan mengurangi kapasitas. Tidak adanya kegiatan, izin kepolisian, tidak memberikan izin kegiatan keramaian dengan musik-musik, kemudian kumpulan besar," katanya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libur Panjang Iduladha...
Libur Panjang Iduladha Berakhir, 199 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Arus Kendaraan Kembali...
Arus Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Meningkat Jelang Berakhirnya Libur Panjang Iduladha
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, 330 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Regional Nusantara
Jogja Tujuan Favorit...
Jogja Tujuan Favorit Penumpang Kereta Api dari Jakarta saat Liburan
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Liburan ke Eropa Makin...
Liburan ke Eropa Makin Terjangkau, Ini Destinasi Favorit dan Tips Hemat untuk Pemula
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Rekomendasi
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Berita Terkini
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved