Hasil CPNS 2018 Bermasalah, Puluhan Pencari Kerja Geruduk Pemkab Raja Ampat

Selasa, 20 Oktober 2020 - 05:42 WIB
loading...
A A A
"Kedatangan kami (pencaker) dikantor Bupati ini karena ketidakpuasan berkaitan dengan hasil tes CPNS formasi 2018 yang telah diumumkan beberapa waktu lalu oleh bapak sekda sendiri. Tentunya kami menilai pengumuman tersebut sangatlah membingungkan dan, sekaligus tidak dipahami oleh ribuan lebih pencaker yang nasib ataupun keberhasilannya tertunda dalam pengumuman hasil CPNS formasi 2018 ini," ungkap Yohana Sawiyai di depan Sekda Yusuf Salim, Senin (19/10/2020).

Pihaknya meminta Sekda Raja Ampat, agar hasil CPNS formasi 2018 yang telah diumumkan seharusnya dilampirkan dengan kategori nilai dari 320 peserta yang dinyatakan lulus dari 2.521 pencaker yang mengikuti seleksi tes administrasi hingga tes CAT.

"Jadi, nilai-nilai tersebut harus dilampirkan bersamaan dengan kategori kuota lulus khusus OAP, ataupun kuota lulus umum Non OAP. Sehingga, kita bisa melihat pemenuhan target kuota 80 persen OAP dan 20 persen umum Non OAP itu secara jelas. Inikan tidak dilampirkan kategori itu bagaimana kita bisa tahu indikator dan tolak ukur Pemkab Raja Ampat untuk memenuhi kelulusan 320 pencaker dan mengakomodir 80 persen OAP.

(Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Perumahan Jayapura Utara, 30 Rumah Ludes )

Sekda Raja Ampat Yusuf Salim menjelaskan, terkait pengumuman hasil tes CPNS beberapa waktu lalu merupakan sesuatu yang sah. "Apa yang sudah kita umumkan itu adalah sesuatu yang sah sesuai kebutuhan ASN yang berlaku. Dan kami siap pertanggungjawabkan itu sampai dimana,"akunya

Lanjut Sekda, sebagaimana diketahui, kenapa Raja Ampat tidak mengumumkan sesuai dengan jadwal sebelumnya. Dikarenakan, kuota Orang Asli Papua (OAP) tidak sampai 80 persen.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
12 Ribu Pendatang Baru...
12 Ribu Pendatang Baru Bakal Adu Nasib di Jakarta, Pramono: Mereka Harus Persiapkan Diri
1.037 Peserta Seleksi...
1.037 Peserta Seleksi CPNS dan Masyarakat Manokwari Selatan Diimbau Jaga Kamtibmas
Perkuat Pencari Kerja,...
Perkuat Pencari Kerja, PKSS Gandeng Universitas Sriwijaya
Kejagung Diminta Selidiki...
Kejagung Diminta Selidiki Proyek Pembangunan Jalan Kaimana-Wasior Papua Barat
Pemprov Papua Barat...
Pemprov Papua Barat Tindak Lanjuti Usulan Legislator Perindo Terkait Perbaikan Infrastruktur di Manokwari Selatan
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Inilah 10 Deretan Job...
Inilah 10 Deretan Job Portal Terpopuler dan Terlengkap di Indonesia
Perairan Raja Ampat...
Perairan Raja Ampat Perlu Transformasi Navigasi untuk Cegah Kecelakaan Berulang
Rekomendasi
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Sinopsis Disclosure...
Sinopsis Disclosure Day, Film Terbaru Steven Spielberg tentang Rahasia Alien yang Guncang Dunia
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved