BPBD Imbau Warga di Bibir Pantai Sumbar dan Mentawai Mengungsi
Senin, 19 Oktober 2020 - 21:50 WIB
loading...
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MENTAWAI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga yang tinggal di bibir pantai Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mengungsi ke tempat aman pascagempa bumi dengan magnitudo 5,8 mengguncang kawasan itu pada pukul 14.31 WIB, Senin (19/10/2020).
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), situasi di Kepulauan Mentawai saat ini kondusif. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati BPBD setempat telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk mendapatkan informasi terkini pascagempa. (BACA JUGA: Gempa M 5,8 Guncang Kepulauan Mentawai, Warga Sempat Panik )
“BPBD mengimbau masyarakat yang berada di bibir pantai untuk menjauh dan melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin malam (19/10/2020). (BACA JUGA: 20 Tahun Terpisah, Kembar Trena-Treni Bertemu lewat Aplikasi Tiktok, Begini Kisahnya )
Raditya mengungkapkan masyarakat Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, merasakan guncangan gempa yang cukup kuat antara 3 hingga 4 detik. “Masyarakat di sana sempat panik dan keluar rumah,” ucapnya. (BACA JUGA: BMKG: Waspada, Hujan Lebat Sepekan ke Depan Akibat La Nina )
Kepala Pusat Pengendali Operasi BPBD Mukomuko Hitatun Razak meminta masyarakat dan nelayan agar menjauhi pantai untuk sementara waktu. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari ini terjadi dua kali gempa tektonik.
Jarak antara gempa pertama dan kedua 16 menit. Gempa kedua berkekuatan M 5,7. Episentrum gempa berada di laut, yakni 33 kilometer (KM) arah barat daya Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai. Kedalaman dua gempa itu 13 km dan 17 km.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), situasi di Kepulauan Mentawai saat ini kondusif. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati BPBD setempat telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk mendapatkan informasi terkini pascagempa. (BACA JUGA: Gempa M 5,8 Guncang Kepulauan Mentawai, Warga Sempat Panik )
“BPBD mengimbau masyarakat yang berada di bibir pantai untuk menjauh dan melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin malam (19/10/2020). (BACA JUGA: 20 Tahun Terpisah, Kembar Trena-Treni Bertemu lewat Aplikasi Tiktok, Begini Kisahnya )
Raditya mengungkapkan masyarakat Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, merasakan guncangan gempa yang cukup kuat antara 3 hingga 4 detik. “Masyarakat di sana sempat panik dan keluar rumah,” ucapnya. (BACA JUGA: BMKG: Waspada, Hujan Lebat Sepekan ke Depan Akibat La Nina )
Kepala Pusat Pengendali Operasi BPBD Mukomuko Hitatun Razak meminta masyarakat dan nelayan agar menjauhi pantai untuk sementara waktu. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari ini terjadi dua kali gempa tektonik.
Jarak antara gempa pertama dan kedua 16 menit. Gempa kedua berkekuatan M 5,7. Episentrum gempa berada di laut, yakni 33 kilometer (KM) arah barat daya Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai. Kedalaman dua gempa itu 13 km dan 17 km.
Lihat Juga :