Datangi Bobby Nasution, 5 Aktivis Minta Ada Shelter Bagi Anak Penderita HIV/AIDS
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
“Demi melaksanakan program, sekarang kami menjalankan usaha UMKM, dengan membuat dan menjual cairan cuci piring. Tapi pemasaran terkendala karena belum ada izin produksi, makanya butuh bantuan dari Bang Bobby,” ungkap Ida. (BACA JUGA: Bupati Suwirta Terima Rombongan FPA Bali, Sosialisasikan Pencegahan Penyebaran HIV/Aids)
Bobby Nasution mengaku mendapatkan banyak masukan dari pegiat kesehatan, terkhusus yang fokus dengan masalah HIV, ADHA, dan bagaimana UMKM mendukung program penanggulangan HIV. Dia mengaku juga mendapatkan cukup banyak informasi terkait HIV/AIDS dari juru bicara Tim Pemenangannya, Ikhrimah Hamidy, yang merupakan anggota Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).
“Memang sejauh ini kita sudah bicarakan terkait pencegahan dan solusi penanganan. Terkait shelter dan nutrisi untuk ADHA ini akan coba kita pelajari. Namun kita sudah membahas soal rumah singgah untuk anak-anak, yang hingga kini belum ada di Medan.Yang penting kita ingin sekali memberantas penyebaran HIV di Kota Medan ini,” ungkapnya dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua Tim Pemenangan, HT Milwan dan Juru bicara Tim Pemenangan, Ikhrimah Hamidy ini. (BACA JUGA: Jadi Viral, Sorban dan Jubah Tanda Dukungan Ulama untuk Bobby Nasution)
Menurut dia, harus ada aksi yang dilakukan agar masyarakat tahu masalah HIV/AIDS dan sudah banyak pengidapnya di Medan. Program yang dirancang Bobby dan pendampingnya H. Aulia Rachman adalah memberantas tempat-tempat maksiat, dan penyediaan sudut-sudut literasi bagi kaula muda.
Sebelumnya, aktivis Medan Plus, Sri Amanah menuturkan hingga 25 September 2020 ada sebanyak 4.293 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang didampingi Medan Plus saat ini. Dari jumlah ini, sebanyak 75% atau sebanyak 3.188 merupakan laki-laki dan 1.105 perempuan. Kemudian, ada sebanyak 130 ADHA, yang sebagian besar yatim piatu.
Bobby Nasution mengaku mendapatkan banyak masukan dari pegiat kesehatan, terkhusus yang fokus dengan masalah HIV, ADHA, dan bagaimana UMKM mendukung program penanggulangan HIV. Dia mengaku juga mendapatkan cukup banyak informasi terkait HIV/AIDS dari juru bicara Tim Pemenangannya, Ikhrimah Hamidy, yang merupakan anggota Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).
“Memang sejauh ini kita sudah bicarakan terkait pencegahan dan solusi penanganan. Terkait shelter dan nutrisi untuk ADHA ini akan coba kita pelajari. Namun kita sudah membahas soal rumah singgah untuk anak-anak, yang hingga kini belum ada di Medan.Yang penting kita ingin sekali memberantas penyebaran HIV di Kota Medan ini,” ungkapnya dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua Tim Pemenangan, HT Milwan dan Juru bicara Tim Pemenangan, Ikhrimah Hamidy ini. (BACA JUGA: Jadi Viral, Sorban dan Jubah Tanda Dukungan Ulama untuk Bobby Nasution)
Menurut dia, harus ada aksi yang dilakukan agar masyarakat tahu masalah HIV/AIDS dan sudah banyak pengidapnya di Medan. Program yang dirancang Bobby dan pendampingnya H. Aulia Rachman adalah memberantas tempat-tempat maksiat, dan penyediaan sudut-sudut literasi bagi kaula muda.
Sebelumnya, aktivis Medan Plus, Sri Amanah menuturkan hingga 25 September 2020 ada sebanyak 4.293 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang didampingi Medan Plus saat ini. Dari jumlah ini, sebanyak 75% atau sebanyak 3.188 merupakan laki-laki dan 1.105 perempuan. Kemudian, ada sebanyak 130 ADHA, yang sebagian besar yatim piatu.
(vit)
Lihat Juga :