Pandemi, Warga Badung Dapat Kucuran Program Bantuan Sosial Tunai

loading...
Pandemi, Warga Badung Dapat Kucuran Program Bantuan Sosial Tunai
Penyerahan secara simbolis bantuan BST di Wantilan Jaba, Pura Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, Jumat (16/10). Foto/Ist
BALI - Warga di Kecamatan Abiansemai, Badung, Bali amat bersyukur dengan program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang digulirkan pemerintah. BST dinilai sangat membantu warga di tengah situasi pandemi.

Made Wetri, salah seorang warga Abiansemai terbantu dengan program BST. Dia mengaku semenjak pandemi, pendapatannya makin tak menentu. “Makin sepi (pekerjaan). Gak kayak dulu, situasinya belum terlalu normal,” ujar dia usai menerima secara simnbolis bantuan BST di Wantilan Jaba, Pura Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, Jumat (16/10).

“Saya sehari-hari buruh angkut kasar. Gak tentu makanya pendapatan,” lanjut Made Wetri. (Baca juga: Erupsi, Gunung Kerinci Terus Semburkan Asap Tebal Bikin Warga Kayu Aro Panik)

Dia bersyukur pemerintah peduli terhadap masyarakat kecil seperti dirinya. Menurut Made Wetri, BST yang digulirkan Kementerian Sosial, merupakan bentuk kepekaan dan kepedulian pemerintah di tengah kondisi sulit yang dialami masyarakat. “Kami dapat Rp300 ribu per bulan. Buat biaya sekolah, makan, sangat membantu,” beber Made Wetri.



Total ada 558 kelurga penerima manfaat (KPM) menerima BST tahap VII tahun 2020 di Wantilan Jaba, Pura Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali (16/10). Penyerahan bantuan itu dilakukan simbolis oleh Ketua DPR, Puan Maharani didampingi Menteri Sosial Juliari P.Batubara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. (Baca juga: Miris! Begini Kondisi Kehidupan Keluarga Rangga korban Pembunuhan karena Bela Ibunya dari Pemerkosaan)

Turut hadir Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Edi Suharto, Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus dan PJS Bupati Badung I Ketut Lihadnyana.

Dalam sambutannya, Puan Maharani mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada obat atau Taksin COVID-19. Dengan demikian, diharapkan bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Sosial ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan.



"Sampai hari ini bukan hanya Indonesia atau Bali belum punya obatnya. Hampir semua negara belum punya obatnya dari 200 negara di dunia. Bali ini daerah wisata sehingga perhatian pemerintah dan DPR agar pariwisata ini bisa berkelanjutan. Salah satunya lewat bantuan sosial yang diserahkan kepada masyarakat," kata Puan.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top