Yuk, Berekreasi Melalui Wisata Virtual di Ragunan dan Ancol
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
"Pengelola objek wisata dan kawasan serta komunitas berkolaborasi untuk membuat produk digital dalam bentuk wisata virtual," ungkapnya.
Wisata virtual dilakukan dengan menggunakan beberapa media, mulai dari google street view hingga video yang telah direkam terlebih dahulu maupun video real time. Peran guide sangat penting dalam pelaksanaan wisata virtual karena mereka yang mampu membuat wisata virtual terasa hidup. (Baca juga: Kemendikbud Akan Kembangkan SMK untuk Bangun Desa)
Hampir semua objek wisata yang dimiliki Pemprov DKI telah membuat video wisata virtual. Berbagai museum milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta milik swasta pun telah dibuatkan video virtualnya.
Gumilar berharap, wisata virtual ini dapat menjaga minat turis dalam berwisata di DKI Jakarta, bukan untuk menggantikan wisata konvensional. "Di masa mendatang virtual tour dikombinasikan dengan augmented reality (AR) yang dapat menjadi pengalaman baru bagi calon wisatawan yang belum bisa mengunjungi Jakarta secara langsung," sambungnya.
Diberlakukannya PSBB transisi pada bulan Juni pun mengakibatkan kenaikan kunjungan wisatawan Nusantara dengan jumlah yang sangat signifikan, yakni hampir 200 kali lipat dari kunjungan pada April. Bahkan pada Juli, peningkatan kunjungan wisatawan Nusantara hampir 3 kali lipat (260%) dari kunjungan pada Juni. Sementara pada Agustus terjadi kenaikan sebesar 188%. (Baca juga: Perkuat Imunitas Agar Tetap Sehat Selama Pandemi)
Diberlakukannya emergency brake policy dan kembalinya PSBB ketat pada September–Oktober dapat dipastikan membuat jumlah kunjungan wisatawan Nusantara menurun. Pengelola tempat wisata pun ramai-ramai membuat wisata virtual, tetapi dengan konsep dan tujuan masing-masing.
Wisata virtual dilakukan dengan menggunakan beberapa media, mulai dari google street view hingga video yang telah direkam terlebih dahulu maupun video real time. Peran guide sangat penting dalam pelaksanaan wisata virtual karena mereka yang mampu membuat wisata virtual terasa hidup. (Baca juga: Kemendikbud Akan Kembangkan SMK untuk Bangun Desa)
Hampir semua objek wisata yang dimiliki Pemprov DKI telah membuat video wisata virtual. Berbagai museum milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta milik swasta pun telah dibuatkan video virtualnya.
Gumilar berharap, wisata virtual ini dapat menjaga minat turis dalam berwisata di DKI Jakarta, bukan untuk menggantikan wisata konvensional. "Di masa mendatang virtual tour dikombinasikan dengan augmented reality (AR) yang dapat menjadi pengalaman baru bagi calon wisatawan yang belum bisa mengunjungi Jakarta secara langsung," sambungnya.
Diberlakukannya PSBB transisi pada bulan Juni pun mengakibatkan kenaikan kunjungan wisatawan Nusantara dengan jumlah yang sangat signifikan, yakni hampir 200 kali lipat dari kunjungan pada April. Bahkan pada Juli, peningkatan kunjungan wisatawan Nusantara hampir 3 kali lipat (260%) dari kunjungan pada Juni. Sementara pada Agustus terjadi kenaikan sebesar 188%. (Baca juga: Perkuat Imunitas Agar Tetap Sehat Selama Pandemi)
Diberlakukannya emergency brake policy dan kembalinya PSBB ketat pada September–Oktober dapat dipastikan membuat jumlah kunjungan wisatawan Nusantara menurun. Pengelola tempat wisata pun ramai-ramai membuat wisata virtual, tetapi dengan konsep dan tujuan masing-masing.
Lihat Juga :