Pejantan Tangguh, Pelajar SMK di Lombok Barat Nikahi 2 Siswi Sekaligus

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 16:08 WIB
loading...
Pejantan Tangguh, Pelajar...
AZ (18) seorang pelajar SMK di Gerung, Lombok Barat menikahi dua siswi, F (17) yang tercatat sebagai siswi kelas XI salah satu SMK di Lingsar dan M (17) seorang siswi kelas XI Madrasah Aliyah. Foto iNews TV/Muzakir Z
A A A
LOMBOK BARAT - AZ (18) seorang pelajar SMK di Gerung, Lombok Barat menikahi dua siswi sekaligus, F (17) yang tercatat sebagai siswi kelas XI salah satu SMK di Lingsar dan M (17) seorang siswi kelas XI Madrasah Aliyah. Jarak pernikahan mereka berlangsung kurang dari sebulan, karena saat menikahi istri pertama dan kedua ini hanya beberapa pekan saja. Pernikahan dini ini dilangsungkan di salah satu madrasah di Desa Bugbug, Lingsar, Lombok Barat.
Pejantan Tangguh, Pelajar SMK di Lombok Barat Nikahi 2 Siswi Sekaligus

Dari informasi yang dihimpun, pernikahan pertama AZ dengan siswa kelas XI SMK asal Kecamatan Lingsar berinisial F berlangsung September 2020 lalu. Dimana pernikahan ini dilangsungkan atas keinginan dari kedua belah pihak. (Baca: Cemburu, Wanita Ini Sayat Suami Siri dengan Pisau Cutter hingga Sekarat)

Selanjutnya pada 10 Oktober 2020, orang tua dari M salah seorang siswi di pondok pesantren di Kecamatan Sekotong mendatangi AZ dan meminta anaknya dinikahi. Sebab, mereka telah berpacaran selama tiga tahun. Lalu pada 12 Oktober lalu dilangsungkan pernikahan dengan istri keduanya yang masih berusia 17 tahun itu.

Hasbi orangtua mempelai laki-laki AZ mengatakan, pihaknya hanya pasrah karena memang hal itu sudah menjadi suratan takdir dari anaknya.Namun dirinya berharap pernikahan anaknya dengan kedua menantunya langeng-langgeng saja.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Barat M Jaelani mengatakan, kasus pernikahan dini ini pun menjadi perhatian dari KUA dan Kemenag Lombok Barat. (Bisa diklik: Kasus Penyekapan-Penganiayaan Polisi, Kabid Humas: Bakal Ada Tersangka Baru)

“Kita tidak menerbitkan buku nikah kepada pengantin kedua atau istri kedua karena terbentur aturan Undang-undang pernikahan. Namun pernikahan pertama dipastikan sesuai dengan aturan pernikahan yang berlaku di Indonesia,” kata Kakanmenag Lombok Barat M Jaelani.

Menurut dia, dari hasil pantauan didapatkan informasi bahwa pengantin lelaki masih tercatat sebagai siswa kelas XII sedangkan dua istrinya juga masih bersekolah.

“F (17) masih duduk di kelas XI di salah satu SMK di Kecamatan Lingsar. Sementara istri keduanya M (17) masih sekolah di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Sekotong,” timpalnya.

Karenanya masih status sekolah dan dalam waktu dekat akan melaksanakan ujian pihak Dinas Pendidikan akan berusaha untuk melakukan komunikasi kepada pihak lelaki agar mau tetap melanjutkan sekolah . Begitu juga untuk yang perempuan diharapkan mau untuk melanjutkan sekolah mereka.

“Saya menyayangkan bisa terjadinya pernikahan di bawah umur ini karena selama ini Pemkab Lombok Barat sudah sangat gencar melakukan sosialisasi pendewasaan usia perkawinan. Dimana sosialisasi sudah dilakukan dari tingkat atas hingga ke tingkat desa, tujuan utama untuk mencegah agar tidak terjadi pernikahan di bawah umur,” tandasnya.

Dia menegaskan konsekuensi terhadap para pihak yang terlibat dalam pernikahan inipun pihaknya menegaskan mengacu Perda PUP memang menekankan pencegahan dan imbauan namun diatur juga soal sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Viral Lansia di Lombok...
Viral Lansia di Lombok Barat Hidup Sebatang Kara Tercatat Meninggal, Legislator Perindo Dorong Perbaikan Data Sosial
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Banjir Kepung 3 Daerah...
Banjir Kepung 3 Daerah di NTB: 1 Warga Meninggal, 2.000 Lebih KK Terdampak
Pinkan Mambo dan Arya...
Pinkan Mambo dan Arya Khan Bikin Geger dengan Resepsi Pernikahan Super Mewah di Mal
Billy Syahputra Kaget...
Billy Syahputra Kaget Adik Perempuannya yang Lamar Calon Suami
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Rekomendasi
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved