Seorang Nenek Menarik Calon Wali Kota Bukittinggi Ini ke Rumahnya, Ada Apa?
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 08:17 WIB
loading...
Calon Wali Kota Bukittinggi Erman Safar terus bergerak dari satu rumah ke rumah lainnya untuk bersaing meraih simpati warga. iNews TV/Wahyu
A
A
A
BUKITTINGGI - Masa kampanye Pilkada 2020 dimanfaatkan para kandidat untuk mendekatkan diri ke masyarakat. Di Bukittinggi , Sumatera Barat, calon Wali Kota Erman Safar terus bergerak dari satu rumah ke rumah lainnya untuk bersaing meraih simpati warga.
Dalam Pilwako Bukittinggi, Erman bersaing dengan dua pasangan calon lainnya yakni Petahana Wali Kota Bukittinggi Ramlan-Syahrial, dan Petahana Wakil Wali Kota Irwandi yang berpasangan dengan aktor sekaligus presenter televisi David Chalik.
Momen unik terjadi saat Erman Safar Kampanye , Kamis (16/10/2020) siang. Dimana seorang nenek bernama Asminar di Simpang Sumua, Kelurahan Pakan Labuah, Kecamatan Aur Burigo Tigo Baleh begitu antusias menyambut kedatangan tim kampanye.
Setelah mendoakan Erman, nenek tersebut menariknya masuk ke rumah dan memperlihatkan foto-foto keluarga besarnya yang menudkung pasangan Erman-Marfendi.
Maryuli Apindo, juru bicara tim Erman Safar-Marfendi mengatakan, setiap harinya Erman Safar dan Marfendi datang ke rumah warga berbeda tempat, dengan rata-rata sekitar 400 rumah per hari.
Dalam Pilwako Bukittinggi, Erman bersaing dengan dua pasangan calon lainnya yakni Petahana Wali Kota Bukittinggi Ramlan-Syahrial, dan Petahana Wakil Wali Kota Irwandi yang berpasangan dengan aktor sekaligus presenter televisi David Chalik.
Momen unik terjadi saat Erman Safar Kampanye , Kamis (16/10/2020) siang. Dimana seorang nenek bernama Asminar di Simpang Sumua, Kelurahan Pakan Labuah, Kecamatan Aur Burigo Tigo Baleh begitu antusias menyambut kedatangan tim kampanye.
Setelah mendoakan Erman, nenek tersebut menariknya masuk ke rumah dan memperlihatkan foto-foto keluarga besarnya yang menudkung pasangan Erman-Marfendi.
Maryuli Apindo, juru bicara tim Erman Safar-Marfendi mengatakan, setiap harinya Erman Safar dan Marfendi datang ke rumah warga berbeda tempat, dengan rata-rata sekitar 400 rumah per hari.
Lihat Juga :