Sleman Belum Terbebas dari Kawasan Kumuh

Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:14 WIB
loading...
Sleman Belum Terbebas...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
SLEMAN - Data Dinas Pekerjaaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Sleman, dari 45 titik, di 17 kalurahan, 6 kapanewon (Mlati, Depok, Gamping, Ngaglik, Ngemplak dan Godean) dinyatakan kumuh.

Tercatat baru 39 titik atau 80% yang sudah ditata, sisanya enam titik atau 20% belum tertanggani.

Empat di wilayah Depok dan dua di Gamping, yaitu di RW 1, RW 2 dan RW 3 Papringan serta RW 3 Gowok, Caturtunggal, Depok. Banyumeneng, Banyuraden dan Trini, Trihanggo, Gamping.

Selain itu, juga masih ada enam titik yang masuk kategori rawan kumuh yakni di Panasan. Donoharjo dan Sumberan, Sariharjo, Ngaglik, Surodadi, Donokerto, Turi, Krodan, Maguwoharjo, Depok serta Janturan dan Pundong 1, Tirtoadi, Mlati.

Atas kondisi tersebut, beberapa langkah terus dilakukan Pemkab Sleman guna menanganani kawasan kumuh.

Plt Kabid Perumahan, Suwarsono menjelaskan berdasarkan SK Bupati Sleman No 14.31/Kep.kDH/A/2016 tentang kawasan pemukiman kumuh perkotaaan ada beberapa kriteria kawasan yang dinyatakan kumuh.

Di antaranya dilihat dari tata bangunan yang berkaitan dengan letak dan kepadatan, drainase, limbah, air minum, akses kebakaran dan ruang terbuka hijau (RTH).

“Dari kriteria yang ada, permasalahan drainase menjadi indikator tertinggi yang menyebabkan,” katanya, Kamis (15/10/2020).

Suwarsono menjelaskan untuk penanggulangan kawasan kumuh sendiri, akan memprioritaskan pada tujuh hal, yakni sanitasi, air minum bersih, drainase, rumah tidak layak huni, dan kebakaran.
Dari jumlah itu, ada dua hal yang perlu didorong guna percepatan target tercapainya penanganan kawasan kumuh.

Yaitu kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan komitmen bersama dalam penanggulanan kawasan kumuh. “Untuk itu, kami terus akan melakukan sosialisasi,” paparnya.

Wakil Ketua DPRD Sleman Arif Kuriawan mengatakan mendukung dengan upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan kawasan kumuh di Sleman. (Baca juga: Empat Tahun Berturut-turut WTP, Pemkot Semarang Terima Piagam Penghargaan dari Kemenkeu

Namun begitu, agar penanganan kawasan kumuh tersebut tepat sasaran tetap harus ada pengawasan bersama. Baik yang menyangkut dengan program maupun pengunaan anggarannya. (Baca juga: 2.000 Orang di Sleman Terjaring Operasi Protokol Kesehatan)

“Kami juga akan melakukan klarifikasi soal ini kepada pemkab, termasuk akan melakukan pengecekan ke lapangan,” tandasnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
Halalbihalal Pasbata,...
Halalbihalal Pasbata, Gubernur Jateng Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Kejujuran
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan...
Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Pentingsari Sleman
Sosialisasi IID 2026...
Sosialisasi IID 2026 di Ngawi, Kepala BSKDN Paparkan Pentingnya 8 Prinsip Inovasi
Imbas Banjir Grobogan,...
Imbas Banjir Grobogan, 9 Ribu KK Terdampak
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
SPMB Jateng 2026: Kuota...
SPMB Jateng 2026: Kuota Jalur Prestasi Capai 30 Persen, Ini Ketentuannya
Rekomendasi
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved