Kisah Perjuangan Masa Muda Cagub Jambi Ini Jadi Inspirasi Milenial Kampung Laut
Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:03 WIB
loading...
Bertempat di salah satu cafe di Desa Majelis Hidayah, Kampung Laut, calon gubernur nomor urut 3 menginspirasi anak muda agar berani mengantungkan cita-cita setinggi mungkin. (Ist)
A
A
A
JAMBI - Al Haris yang juga Cagub Jambi nomor urut 3, memiliki, masa muda penuh perjuangan. Beberapa pekerjaan pernah Al Haris lakoni untuk kebutuhan hidup dan pendidikan, seperti menjual koran, menjual martabak, tukang ganti oli, buruh angkat beras, hingga jual cabai.
Sosok inspirasi anak muda inilah yang diidolakan kaum milenial Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, hingga meminta waktu khusus untuk bertatap muka langsung dengan Al Haris.
Bertempat di salah satu cafe di Desa Majelis Hidayah, Kampung Laut, Rabu (14/10/2020) malam, calon gubernur nomor urut 3 ini menginspirasi anak muda agar berani mengantungkan cita-cita setinggi mungkin.
Al Haris didampingi H Bakri dan Abdullah Hich di depan puluhan milenial Kampung Laut mengatakan kesempatan berlalu untuk siapa saja, termasuk untuk anak tidak mampu, maupun anak desa.
"Sudah banyak jalan hidup saya lalui hingga berdiri seperti saat ini. SD dan SMP saya nyadap karet. SMA saya jual koran, buruh angkat beras, ganti oli, jual sayur saya lakukan untuk kebutuhan dan biaya sekolah," kata Al Haris.
Sosok inspirasi anak muda inilah yang diidolakan kaum milenial Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, hingga meminta waktu khusus untuk bertatap muka langsung dengan Al Haris.
Bertempat di salah satu cafe di Desa Majelis Hidayah, Kampung Laut, Rabu (14/10/2020) malam, calon gubernur nomor urut 3 ini menginspirasi anak muda agar berani mengantungkan cita-cita setinggi mungkin.
Al Haris didampingi H Bakri dan Abdullah Hich di depan puluhan milenial Kampung Laut mengatakan kesempatan berlalu untuk siapa saja, termasuk untuk anak tidak mampu, maupun anak desa.
"Sudah banyak jalan hidup saya lalui hingga berdiri seperti saat ini. SD dan SMP saya nyadap karet. SMA saya jual koran, buruh angkat beras, ganti oli, jual sayur saya lakukan untuk kebutuhan dan biaya sekolah," kata Al Haris.
Lihat Juga :