Agar Air Susu Ibu Tetap Berkualitas Selama Pandemi, Ini Caranya

Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:36 WIB
loading...
Agar Air Susu Ibu Tetap...
Selama pandemi COVID-19 ibu hamil dan bayi harus tetap mendapat asupan gizi seimbang dan air susu ibu (ASI). (Foto/Okezone/Live Science)
A A A
SURABAYA - Selama pandemi COVID-19 ibu hamil dan bayi harus tetap mendapat asupan gizi seimbang dan air susu ibu (ASI).

Ini selain untuk meningkatkan imunitas tubuh juga sebagai upaya menekan angka kematian ibu hamil dan melahirkan, serta kematian bayi yang masih terbilang tinggi di Indonesia.

Nutrition officer UNICEF, dr. Karina Widowati, M.P.H. menuturkan, asupan gizi yang berimbang dan beragam diperlukan untuk menjaga metabolisme daya tahan ibu sekaligus menjaga perkembangan optimalisasi bayinya. (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)

“Ya dengan tambahan kalori tadi. Artinya, asupan makanannya ibu hamil dan menyusui ini bukan dari satu kali porsi lalu menjadi dua kali porsi, tetapi porsi makanan tersebut ditambahkan kudapan agak berat lain. Seperti kentang rebus, satu gelas susu dengan tiga keping biscuit,” kata Karina Webinar Series Geliat Airlangga Seri 13: Gizi Ibu Hamil & Ibu Menyusui, Rabu (14/10/2020).

Ia melanjutkan, untuk menekankan pada masa menyusui kebutuhan energi akan meningkat sebesar 500 kalori per hari dibanding kebutuhan biasanya. Sementara saat hamil kebutuhan energi meningkat sekitar 300 kalori per hari.Selama ini keberagaman makanan yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui seringkali terbatas.
(BACA JUGA: Peserta Demo Tolak UU Ciptaker Tak Mau Pulang, Polisi Tembakan Gas Air Mata)

“Mau pandemi atau tidak, itu harus dikerjakan. Mumpung pandemi itu harus dipenuhi agar imun lebih baik untuk menangkal. Selama ini kita abai terkait keberagaman makanan yang harus diasup tersebut, padahal itu harus dipenuhi agar pertumbuhan bayi bagus dan komplikasi bisa dihindari,” ucapnya.

Person in Charge (PIC) Geliat Airlangga Dr. drg. Nyoman Anita Damayanti, M.S menuturkan, pendekatan dan pendampingan langsung yang dilakukan Geliat Airlangga kepada ibu hamil, melahirkan dan menyusui selama ini, terbukti mampu menekan tingkat kematian ibu hamil dan melahirkan serta kematian bayi.

“Ini bagian dari menjaga 1.000 hari pertama kehidupan. Ketika kita menjaga ibu hamil dengan baik, sampai bayinya lahir dengan baik, maka itu akan sama artinya kita bisa menyelamatkan keduanya,” katanya.

Geliat Airlangga, lanjutnya, selama ini juga menyediakan dan memberikan edukasi yang tepat tentang kesehatan kehamilan, edukasi tentang nutrisi, termasuk penguatan mental bagi ibu hamil. Termasuk memudahkan akses, baik akses informasi maupun akses ke fasilitas kesehatan.

Dari hasil survei, diperoleh informasi bahwa yang berpengaruh besar terhadap pemberian ASI eksklusif adalah suami. Sehingga penyuluhan tidak cukup hanya diberikan kepada para ibu hamil dan ibu menyusui saja, melainkan juga harus diberikan kepada keluarga si ibu hamil tersebut.

“Kami di Geliat Airlangga ini berkontribusi untuk merangkai puzzle. Puzzlenya itu apa, yaitu membuat si ibu hamil dan si bayi menjadi sehat,” jelasnya. (BACA JUGA: Juventus Dapat Kabar Buruk, Cristiano Ronaldo Positif Covid-19)

Ia membeberkan, angka kematian ibu (kematian yang terkait kehamilan) pada tahun 2015 lalu di Jawa Timur, bahkan melampaui angka 500 kasus kematian. Sedangkan angka kematian bayi bahkan menyentuh angka 5.700 kasus. “Meskipun saat ini angkanya terus menurun namun tetap masih tinggi,” jelasnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecerdasan Anak dengan...
Kecerdasan Anak dengan Asupan ASI Lebih Tinggi, Ini Penjelasannya
Aduh, Ibu-Ibu Masa Kini...
Aduh, Ibu-Ibu Masa Kini Banyak yang Bingung Cara Menyusui
Bunda, Ini Kebiasaan...
Bunda, Ini Kebiasaan yang Menyebabkan Produksi ASI Seret
Rayakan 1 Tahun Perjuangan...
Rayakan 1 Tahun Perjuangan Menyusui, Wanita Ini Bikin Kalung Terbuat dari ASI
Viral! Kafe di Rusia...
Viral! Kafe di Rusia Jual Kopi dengan Bahan Dasar ASI, Harganya Rp123 Ribu
Rekomendasi
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Infografis
Simak! Ini 4 Cara Membersihkan...
Simak! Ini 4 Cara Membersihkan Sikat Gigi agar Bebas Kuman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved