Tergerus Longsor, Badan Jalan Cikarang Barat Laut Hilang Separuh
Rabu, 14 Oktober 2020 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
”Kemarin saya turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan yang sebenarnya, ternyata sangat memprihatinkan dan membahayakan juga bagi pengendara karena separuh jalannya longsor,” ungkapnya. (Baca juga; Atasi Banjir di Cipayung dan Makasar, Pemkot Jaktim Keruk Waduk Pondok Ranggon )
Apalagi, permohonan usulan perbaikan sudah beberapa kali diajukan oleh kepala desa maupun warga setempat ke pemerintah daerah. Jalan CBL ini merupakan jalan penghubung antar desa maupun kecamatan sebagai urat nadinya perekonomian. Jalan itu merupakan akses alternatif yang kerap digunakan pengendara roda empat dan roda dua dari wilayah Cikarang menuju ke Kota Bekasi hingga ke DKI Jakarta.
Tak hanya di titik itu saja, banyak titik lain di sepanjang Jalan Kali CBL yang mengalami kerusakan. Selain itu, sepanjang jalan itu juga minim penerangan sehingga rawan aksi kriminal.”Jadi pemerintah harus segera memperbaikinya dan memberikan lampu PJU, agar jalan itu nyaman dilintasi selama 24 jam,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengaku, pihaknya telah menganggarkan perbaikan jalan yang longsor tersebut. Namun, proses perbaikannya masih tertunda lantaran hingga kini belum ditetapkan pemenang yang bakal mengerjakan perbaikan jalan tersebut pada proses lelang.
”Sebenarnya sudah dianggarin di ULP, tapi masih belum ditetapkan pemenang lelangnya. Ada dua titik yang longsor itu dan sudah masuk pada anggaran di 2020 dan itu engga masuk refocusing karena kita lihat itu urgent,” katanya. Ada dua titik sehingga terbagi dalam dua mata anggaran yakni sebesar Rp 8 miliar dan Rp3 miliar.
Apalagi, permohonan usulan perbaikan sudah beberapa kali diajukan oleh kepala desa maupun warga setempat ke pemerintah daerah. Jalan CBL ini merupakan jalan penghubung antar desa maupun kecamatan sebagai urat nadinya perekonomian. Jalan itu merupakan akses alternatif yang kerap digunakan pengendara roda empat dan roda dua dari wilayah Cikarang menuju ke Kota Bekasi hingga ke DKI Jakarta.
Tak hanya di titik itu saja, banyak titik lain di sepanjang Jalan Kali CBL yang mengalami kerusakan. Selain itu, sepanjang jalan itu juga minim penerangan sehingga rawan aksi kriminal.”Jadi pemerintah harus segera memperbaikinya dan memberikan lampu PJU, agar jalan itu nyaman dilintasi selama 24 jam,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengaku, pihaknya telah menganggarkan perbaikan jalan yang longsor tersebut. Namun, proses perbaikannya masih tertunda lantaran hingga kini belum ditetapkan pemenang yang bakal mengerjakan perbaikan jalan tersebut pada proses lelang.
”Sebenarnya sudah dianggarin di ULP, tapi masih belum ditetapkan pemenang lelangnya. Ada dua titik yang longsor itu dan sudah masuk pada anggaran di 2020 dan itu engga masuk refocusing karena kita lihat itu urgent,” katanya. Ada dua titik sehingga terbagi dalam dua mata anggaran yakni sebesar Rp 8 miliar dan Rp3 miliar.
(wib)
Lihat Juga :