Cegah Banjir Cikoding, Pemkot Jakut Kelola Debit Air di Kali Cakung Lama

Senin, 12 Oktober 2020 - 09:32 WIB
loading...
Cegah Banjir Cikoding,...
Pemerintah Kota Jakarta Utara terus melakukan upaya pencegahan banjir di kawasan Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading (Cikoding) dengan mengelola Kali Cakung Lama. SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Utara terus melakukan upaya pencegahan banjir di kawasan Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading (Cikoding). Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko mengatakan, salah satu solusi dalam mencegah banjir di Cikoding adalah dengan pengelolaan Kali Cakung Lama.

“Fungsi Kali Cakung Lama ini merupakan saluran pembuangan permukiman warga. Kali mengalir di tiga kecamatan, yaitu Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading. Solusinya kita ingin mengelola debit airnya dengan mengurangi air yang melimpas" Kata Sigit, saat di konfirmasi Senin (12/10/2020). (Baca juga; Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Jakarta Selatan dan Jakarta Timur )

Menurut Sigit, dengan pengelolaan debit air Kali Cakung Lama dinilai sebagai cara sederhana jika dibandingkan melakukan pembangunan trase kali ideal yang membutuhkan biaya dan kerja ekstra. Solusi itu pun, merupakan buah hasil diskusi dengan para ketua Rukun Warga (RW) bersama tim teknis Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Adminitrasi Jakarta Utara, serta Camat dan Lurah.

“Pembangunan Kali Cakung Lama untuk bisa memenuhi trase ideal cukup memerlukan biaya maupun kerja yang sangat besar. Karenanya jauh lebih sederhana kalau kita memanajemen debit airnya. Bersama-sama dengan para ketua RW, berdasarkan pengalaman beliau dan dibantu teknis dari Sudin SDA mencoba merumuskan hal terbaik sehingga debit air di Kali Cakung Lama ini terkelola,” jelasnya.

Dia menerangkan, pengelolaan debit air ini pun dengan memastikan kesiapan mesin pompa dan operator. Mesin pompa dipastikan dapat beroperasi optimal selama 24 jam, begitu pun penambahan operator pompa selama musim penghujan. (Baca juga; Wagub DKI Pantau Penanganan Longsor Ciganjur )

“Kami juga akan menambah personil (operator) di Pompa Kelapa Gading mengingat intensitas peningkatan air, agar bisa cepat merespon kenaikan volume air saat hujan sehingga performa mesin pompa dapat optimal selama 24 jam,” tutupnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved