Dodo Si Anak Viral yang Tangisi Kepergian Ibunya, Ini Faktanya
Minggu, 11 Oktober 2020 - 19:13 WIB
loading...
Tim investigasi dari dinsos Babel dan Bangka Selatan, saat memastikan kondisi Dodo. Foto/Dok. Humas Pemrov Babel
A
A
A
PANGKALPINANG - Pemrov Bangka Belitung ( Babel ) memastikan, video yang tengah viral mengenai seorang anak disabilitas yang ditinggalkan ayahnya, serta merawat ibunya yang sedang sakit sampai meninggal dunia seorang diri di Bangka Selatan adalah hoaks.
Hal itu dipastikan setelah Gubernur Babel , Erzaldi Rosman menugaskan Dinas Sosial Babel untuk berkoordinasi dengan Pemkab Bangka Selatan untuk mengatasinya. (Baca juga: Jejak Bhatara Katong, Putra Brawijaya V Raja Terakhir Majapahit )
"Pagi ini saya sudah menugaskan Kadinsos Babel Pak Yanuar untuk berkoordinasi dengan Pemkab Bangka Selatan agar segera menindaklanjuti laporan tersebut," ujar Erzaldi saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2020).
Merespons kondisi tersebut, Dinsos Babel telah mengambil tindakan memastikan hal tersebut dan akan mengambil tindakan guna pemulihan Dodo. (Baca juga: Sepotong Cerita Gerabah Leluhur Sentani yang Harus Tetap Lestari )
"Kebijakan kami mengamankan anak tersebut untuk diinapkan di panti rehabilitasi dan mengembalikan anak tersebut ke keluarganya di Sukabumi," kata Kabid Rehabilitasi Dinsos Babel , Budi Setiawan.
Ia membenerkan, dari hasil investigasi di lapangan, tim memberikan klarifikasi beberapa poin penting sebagai berikut:
1. Dodo bukanlah anak penyandang disabilitas yang merawat ibunya yang sedang sakit seorang diri seperti yang diberitakan sebelumnya.
Hal itu dipastikan setelah Gubernur Babel , Erzaldi Rosman menugaskan Dinas Sosial Babel untuk berkoordinasi dengan Pemkab Bangka Selatan untuk mengatasinya. (Baca juga: Jejak Bhatara Katong, Putra Brawijaya V Raja Terakhir Majapahit )
"Pagi ini saya sudah menugaskan Kadinsos Babel Pak Yanuar untuk berkoordinasi dengan Pemkab Bangka Selatan agar segera menindaklanjuti laporan tersebut," ujar Erzaldi saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2020).
Merespons kondisi tersebut, Dinsos Babel telah mengambil tindakan memastikan hal tersebut dan akan mengambil tindakan guna pemulihan Dodo. (Baca juga: Sepotong Cerita Gerabah Leluhur Sentani yang Harus Tetap Lestari )
"Kebijakan kami mengamankan anak tersebut untuk diinapkan di panti rehabilitasi dan mengembalikan anak tersebut ke keluarganya di Sukabumi," kata Kabid Rehabilitasi Dinsos Babel , Budi Setiawan.
Ia membenerkan, dari hasil investigasi di lapangan, tim memberikan klarifikasi beberapa poin penting sebagai berikut:
1. Dodo bukanlah anak penyandang disabilitas yang merawat ibunya yang sedang sakit seorang diri seperti yang diberitakan sebelumnya.
Lihat Juga :