Kang Emil Berbagi Cerita Disuntik Calon Vaksin COVID-19 ke Dokter Cantik Reisa
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, kata Kang Emil, dirinya sempat dituding hanya berpura-pura saat foto pengambilan darahnya menyebar luas di media sosial. "Persepsi publik, orang-orang yang tidak paham menyangka saya bohong. Menurut yang tidak paham, jarum suntik itu masih seperti model yang lama, padahal dalam tes vaksin menggunakan jarum suntik modern yang disebut vacutainer," sebutnya. (Baca: Ridwan Kamil Tercatat dalam Daftar Relawan Uji Klinis Vaksin Sinovac)
Oleh karenanya, Kang Emil meminta masyarakat yang tidak paham tentang prosesnya jangan memberikan komentar provokasi. Dia menyarankan warga untuk bertanya, agar memahami prosesnya. "Sejauh ini, tidak ada dampak medis yang dirasakan pasca disuntik penyuntikan vaksin," tandas Kang Emil.
Diketahui, selain vaksin Sinovac , terdapat beberapa kandidat vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia, di antaranya vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional serta Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, vaksin G42 dari Uni Emirat Arab, dan vaksin Genexine dari Korea Selatan.
Oleh karenanya, Kang Emil meminta masyarakat yang tidak paham tentang prosesnya jangan memberikan komentar provokasi. Dia menyarankan warga untuk bertanya, agar memahami prosesnya. "Sejauh ini, tidak ada dampak medis yang dirasakan pasca disuntik penyuntikan vaksin," tandas Kang Emil.
Diketahui, selain vaksin Sinovac , terdapat beberapa kandidat vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia, di antaranya vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional serta Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, vaksin G42 dari Uni Emirat Arab, dan vaksin Genexine dari Korea Selatan.
(don)
Lihat Juga :