Ridwan Kamil Pantau Distribusi Bansos Dampak Covid-19 di Kota Bekasi
Rabu, 15 April 2020 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Warga Jawa Barat selama kabupaten dan kota yang melaksanakan PSBB tak boleh sampai kelaparan. Apalagi, saat ini sedikitnya terdapat tujuh pintu bantuan yang dapat dimanfaatkan warga tak terkecuali untuk para perantau atau pendatang di wilayah Jabar, khususnya yang menerapkan PSBB.
Bansos tersebut, berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota."Semua bertahap pendistribusiannya, bagi yang terlewatkan bisa mengadukannya ke hotline atau Pikobar Jabar. Kemudian akan didata dan mendapatkan bantuan langsung," tegasnya.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, ada 20.000 bansos yang disalurkan pada hari pertama penerapan PSBB. Bantuan itu berasal dari anggaran Pemerintah Kota Bekasi yang bagikan kepada warga di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Bansos hari ini yang kami sebanyak 20.000 paket," katanya. Menurut dia, akan ada 130.000 bansos non-DTKS yang salurkan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Bansos itu berisi sembako senilai Rp200.000 lebih. Namun, 130.000 bansos bakal tersebar di masyarakat sesuai data dalam waktu 4-5 hari.
Saat ini, kata dia, pemerintah juga menyiapkan dapur umum ditiap kecamatan Kota Bekasi.Di dapur umum disiapkan nasi bungkus bagi warga yang tak terdata karena tak memiliki identitas seperti pemulung dan lainya."Kita akan ada penyisiran menyiapkan dapur umum di setiap kecamatan di Kota Bekasi," ucapnya.
Bansos tersebut, berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota."Semua bertahap pendistribusiannya, bagi yang terlewatkan bisa mengadukannya ke hotline atau Pikobar Jabar. Kemudian akan didata dan mendapatkan bantuan langsung," tegasnya.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, ada 20.000 bansos yang disalurkan pada hari pertama penerapan PSBB. Bantuan itu berasal dari anggaran Pemerintah Kota Bekasi yang bagikan kepada warga di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Bansos hari ini yang kami sebanyak 20.000 paket," katanya. Menurut dia, akan ada 130.000 bansos non-DTKS yang salurkan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Bansos itu berisi sembako senilai Rp200.000 lebih. Namun, 130.000 bansos bakal tersebar di masyarakat sesuai data dalam waktu 4-5 hari.
Saat ini, kata dia, pemerintah juga menyiapkan dapur umum ditiap kecamatan Kota Bekasi.Di dapur umum disiapkan nasi bungkus bagi warga yang tak terdata karena tak memiliki identitas seperti pemulung dan lainya."Kita akan ada penyisiran menyiapkan dapur umum di setiap kecamatan di Kota Bekasi," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :