Poros Wartawan Jakarta Desak Kapolri Tindak Penganiaya Jurnalis
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dia juga meminta kepada seluruh kalangan baik institusi negara maupun kelompok masyarakat agar menghormati profesi jurnalis dalam melakukan peliputan. (Baca juga: Dikabarkan Hilang, Tiga Jurnalis Pers Mahasiswa GEMA Ditemukan )
Sekadar diketahui, Seorang fotografersuara.comPeter Rotti diduga menjadi korban kekerasan aparat kepolisian disekitar halte Transjakarta Bank Indonesia,Jalan MH Thamrin, Jakarta. Kamera dan kartu memori milik Peter juga diambil polisi.
"Saya sudah jelaskan kalau saya wartawan, tetapi mereka (polisi) tetap merampas dan menyeret saya. Tadi saya sempat diseret dan digebukin, tangan dan pelipis saya memar," kata Peter.
Setelah merampas kamera, memori yang berisi rekaman video liputan aksi unjuk rasa mahasiswa dan pelajar di sekitar patung kuda, kawasan Monas, Jakarta itu diambil polisi. Namun kameranya dikembalikan kepada Peter.
Tak hanya itu,salah seorang jurnalis Merahputih.com atas nama Ponco Sulaksono yang bertugas meliput aksi demonstrasi di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, juga diamankan polisi di Mapolda Metro Jaya.
Sekadar diketahui, Seorang fotografersuara.comPeter Rotti diduga menjadi korban kekerasan aparat kepolisian disekitar halte Transjakarta Bank Indonesia,Jalan MH Thamrin, Jakarta. Kamera dan kartu memori milik Peter juga diambil polisi.
"Saya sudah jelaskan kalau saya wartawan, tetapi mereka (polisi) tetap merampas dan menyeret saya. Tadi saya sempat diseret dan digebukin, tangan dan pelipis saya memar," kata Peter.
Setelah merampas kamera, memori yang berisi rekaman video liputan aksi unjuk rasa mahasiswa dan pelajar di sekitar patung kuda, kawasan Monas, Jakarta itu diambil polisi. Namun kameranya dikembalikan kepada Peter.
Tak hanya itu,salah seorang jurnalis Merahputih.com atas nama Ponco Sulaksono yang bertugas meliput aksi demonstrasi di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, juga diamankan polisi di Mapolda Metro Jaya.
(mhd)
Lihat Juga :