Kabar Hoaks, Beredar Nama-nama Pejabat Pemkot Jadi Tim Sukses
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 18:48 WIB
loading...
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA -
Ramai beredar di media sosial nama-nama Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di lingkungan Pemkot Surabaya , yang menjadi tim sukses salah satu pasangan calon (paslon) di Pilwali Surabaya .
(Baca juga: Usai Salat Jumat Berjamaah, Mahasiswa dan Polisi Bentrok di NTT )
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya , Febriadhitya Prajatara menegaskan informasi yang beredar di aplikasi percakapan whatsapp itu diduga sengaja dibuat oleh orang tak bertanggung jawab. Mereka memastikan kabar yang beredar tersebut adalah hoax.
"Intinya nama-nama ASN Pemkot Surabaya yang disebut menjadi tim sukses salah satu paslon dalam Pilkada Surabaya yang beredar di whatsapp itu hoax atau tidak benar," kata Febriadhitya Prajatara, Jumat (9/10/2020). (Baca juga: Rusuh di Malang, 31 Pelajar Turut Diperiksa Polresta Malang Kota )
Ia melanjutkan, sejatinya ASN itu harus netral dan tidak boleh terlibat dalam politik praktis dalam kontestasi Pilkada. Hal ini tertuang dalam UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara ( ASN ), PP No. 42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, serta PP No. 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
"Pengaturan tentang netralitas ASN sangat jelas dan tegas serta rinci. Setiap ASN dilarang memberi dukungan atau melakukan kegiatan yang mengarah pada politik praktis pada kontestasi Pilkada, Pileg, maupun Pilpres," ungkapnya.
Ramai beredar di media sosial nama-nama Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di lingkungan Pemkot Surabaya , yang menjadi tim sukses salah satu pasangan calon (paslon) di Pilwali Surabaya .
(Baca juga: Usai Salat Jumat Berjamaah, Mahasiswa dan Polisi Bentrok di NTT )
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya , Febriadhitya Prajatara menegaskan informasi yang beredar di aplikasi percakapan whatsapp itu diduga sengaja dibuat oleh orang tak bertanggung jawab. Mereka memastikan kabar yang beredar tersebut adalah hoax.
"Intinya nama-nama ASN Pemkot Surabaya yang disebut menjadi tim sukses salah satu paslon dalam Pilkada Surabaya yang beredar di whatsapp itu hoax atau tidak benar," kata Febriadhitya Prajatara, Jumat (9/10/2020). (Baca juga: Rusuh di Malang, 31 Pelajar Turut Diperiksa Polresta Malang Kota )
Ia melanjutkan, sejatinya ASN itu harus netral dan tidak boleh terlibat dalam politik praktis dalam kontestasi Pilkada. Hal ini tertuang dalam UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara ( ASN ), PP No. 42/2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil, serta PP No. 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
"Pengaturan tentang netralitas ASN sangat jelas dan tegas serta rinci. Setiap ASN dilarang memberi dukungan atau melakukan kegiatan yang mengarah pada politik praktis pada kontestasi Pilkada, Pileg, maupun Pilpres," ungkapnya.
Lihat Juga :