Isu Korupsi di Pilkada Tangsel, Pengamat: Untungkan Calon Tanpa Beban Masa Lalu
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 06:03 WIB
loading...
A
A
A
“Isu korupsi bisa mengerek elektabilitas jika dapat dikelola dengan baik. Tim pemenangan harus lihai dalam menggarap isu ini. Bisa jadi jualan yang baik kalau momentumnya tepat,” ungkapnya.
Disinggung siapa yang diuntungkan dengan isu korupsi, Adib menyebut calon Wali Kota Tangsel nomor urut 2 Siti Nur Azizah yang mendulang citra positif. Putri Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin itu tidak punya masa lalu di Tangsel dan baru terjun ke dunia politik selepas menanggalkan status ASN di Kementerian Agama. (Baca juga: Pilkada Tangsel, Bawaslu Catat 17 Pelanggaran Pasangan Calon)
"Ibaratnya Azizah masih suci dan bila masalah korupsi bisa dimainkan dengan baik akan menaikkan elektoralnya. Saya rasa tinggal memanajerial pesan, misal dia berkomitmen dalam pemberantasan korupsi, jika Azizah bisa menggarap dengan baik, pemilih kelas menengah bisa saja menjatuhkan pilihan kepadanya,” ujar Adib.
Sementara, Azizah sejak awal mengaku tidak punya beban ketika berkeliling melakukan sosialisasi. Sulit bagi lawan politik mencibirnya soal isi pemaparan program dan visi misi. Dengan masa lalu tanpa beban itulah, dia meyakini bisa memenangkan perhelatan Pilkada.
"Mungkin ada beberapa hal yang membedakan saya dengan pasangan lainnya, salah satunya tidak mempunyai masa lalu yang buruk," tutur Azizah.
Disinggung siapa yang diuntungkan dengan isu korupsi, Adib menyebut calon Wali Kota Tangsel nomor urut 2 Siti Nur Azizah yang mendulang citra positif. Putri Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin itu tidak punya masa lalu di Tangsel dan baru terjun ke dunia politik selepas menanggalkan status ASN di Kementerian Agama. (Baca juga: Pilkada Tangsel, Bawaslu Catat 17 Pelanggaran Pasangan Calon)
"Ibaratnya Azizah masih suci dan bila masalah korupsi bisa dimainkan dengan baik akan menaikkan elektoralnya. Saya rasa tinggal memanajerial pesan, misal dia berkomitmen dalam pemberantasan korupsi, jika Azizah bisa menggarap dengan baik, pemilih kelas menengah bisa saja menjatuhkan pilihan kepadanya,” ujar Adib.
Sementara, Azizah sejak awal mengaku tidak punya beban ketika berkeliling melakukan sosialisasi. Sulit bagi lawan politik mencibirnya soal isi pemaparan program dan visi misi. Dengan masa lalu tanpa beban itulah, dia meyakini bisa memenangkan perhelatan Pilkada.
"Mungkin ada beberapa hal yang membedakan saya dengan pasangan lainnya, salah satunya tidak mempunyai masa lalu yang buruk," tutur Azizah.
(jon)
Lihat Juga :