Belum Ada Laporan Terpapar Corona, PNS Palembang Mayoritas Swab Mandiri

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 03:11 WIB
loading...
Belum Ada Laporan Terpapar Corona, PNS Palembang Mayoritas Swab Mandiri
Foto ilustrsi
A A A
PALEMBANG - Kasus baru positif COVID-19 terus terjadi dan menyasar hampir semua kalangan, tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebagai pegawai pemerintah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, ASN atau PNS memiliki risiko untuk tertular.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (PPPM) Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan, sejauh ini mayoritas ASN Palembang melakukan swab secara mandiri meski belum mempunyai data apakah ada ASN Pemkot Palembang yang terpapar COVID-19. (Baca: 1 ASN Positif COVID-19, Kantor Bupati Pinrang Tutup Sementara )

"Bulan September ini baik ASN atau pejabat kota (Palembang) yang hasil swabnya dari BBLK belum ada, begitu juga bila mereka swab mandiri tidak ada laporan ke kita. Seharusnya memang dilaporkan juga ke Dinkes agar bisa ikut diketahui hasilnya," ujarnya.

Kendati tak memiliki data, menurut dia langkah swab mandiri bisa menjadi langkah tepat untuk pencegahan. "Bagi yang punya gejala seperti batuk, demam dan lain sebagainya maka perlu dirawat di RS tetapi bila tanpa gejala hanya perlu untuk isolasi mandiri dirumah," katanya.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes/KMK) nomor HK.01.07/MENKES/413/2020, bahwa untuk orang yang hasil rapid test reaktif dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Bila dalam kurun waktu tersebut terdapat gejala seperti batuk, demam, ataupun gejala lain berdasarkan pemeriksaan, maka terhadap yang bersangkutan bisa dilakukan pemeriksaan metode RT PCR (swab test).

"Laporan hasil swab mandiri yang dilaporkan sangat berpengaruh, misalnya di indikator 1 tentang jumlah kasus COVID-19 yang ditemukan. Semakin banyak kasus yang ditemukan maka skor makin rendah," jelasnya.(Baca: Kasus Corona Meningkat, Warga Pinrang Dilarang Bikin Resepsi Pernikahan )

Terpisah, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, kondisi pandemi saat ini menjadikan dilema. Apalagi bagi para ASN/pejabat pemerintah yang tetap harus memberikan layanan kepada masyarakat.

"Makanya saya selalu tekankan bagi seluruh ASN/pejabat di lingkup Pemkot Palembang meski kondisi saat ini masih mengkhawatirkan namun pelayanan masyarakat tetap harus dikedepankan dengan protokol kesehatan," katanya.

Sebagai upaya pencegahan Covid-19, dirinya mengaku berupaya untuk selalu menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi buah-buahan dan makanan bergizi. "Vitamin dapat menambah imun tubuh jadi layak dikonsumsi. Kita berharap tidak ada ASN yang terpapar," katanya.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2029 seconds (11.210#12.26)