Keluarga Pria yang Ancam Kadis PUPR KBB Sambil Bawa Ular Minta Maaf
Kamis, 08 Oktober 2020 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
"Ini jadi pembelajaran bagi suami saya, dan semoga Kadis PUPR (Pa Anugrah), masyarakat, dan Pemda KBB bisa memaafkan apa yang dilakukan suami," kata Iis.
Dia menceritakan, suaminya sebenarnya adalah pria baik dan bukanlah orang temperamental. Juhaendi bahkan orang yang patuh, bertanggungjawab kepada keluarga, dan selalu berusaha menolong warga di sekitar rumah.
Bahkan sebelum dibawa petugas pada Senin (5/10/2020) malam, Juhaendi sempat pulang ke rumah dan tidak cerita kalau ada masalah. "Suami itu tulang punggung keluarga. Setiap subuh anter saya ke pasar untuk belanja karena saya punya warung. Sekarang jadi tidak bisa antar dan gak bisa kumpul. Itu sedihnya," kata Iis yang berharap kasus ini bisa tuntas dan suaminya bebas.
Seperti diketahui, Juhaendi alias J mengancam dan membentak Kadis PUPR KBB Anugrah sambil membawa ular sanca sepanjang 3 meter lebih pada Senin (5/10/2020) siang.
Video berdurasi 1 menit lebih tersebut beredar dan menjadi viral di media sosial serta grup WA. Juhaendi mengaku kecewa karena tidak mendapat jatah proyek dari Dinas PUPR KBB.
Dia menceritakan, suaminya sebenarnya adalah pria baik dan bukanlah orang temperamental. Juhaendi bahkan orang yang patuh, bertanggungjawab kepada keluarga, dan selalu berusaha menolong warga di sekitar rumah.
Bahkan sebelum dibawa petugas pada Senin (5/10/2020) malam, Juhaendi sempat pulang ke rumah dan tidak cerita kalau ada masalah. "Suami itu tulang punggung keluarga. Setiap subuh anter saya ke pasar untuk belanja karena saya punya warung. Sekarang jadi tidak bisa antar dan gak bisa kumpul. Itu sedihnya," kata Iis yang berharap kasus ini bisa tuntas dan suaminya bebas.
Seperti diketahui, Juhaendi alias J mengancam dan membentak Kadis PUPR KBB Anugrah sambil membawa ular sanca sepanjang 3 meter lebih pada Senin (5/10/2020) siang.
Video berdurasi 1 menit lebih tersebut beredar dan menjadi viral di media sosial serta grup WA. Juhaendi mengaku kecewa karena tidak mendapat jatah proyek dari Dinas PUPR KBB.
(awd)
Lihat Juga :