Polisi Terus Kejar Terpidana Mati asal China yang Bersembunyi di Hutan

Rabu, 07 Oktober 2020 - 08:48 WIB
loading...
Polisi Terus Kejar Terpidana...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.Foto/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya meyakini terpidana mati asal China, Cai Changpan masih berada didalam hutan Tenjo, Bogor, Jawa Barat. Setelah menurunkan anjing pelacak dan pasukan Brigade Mobil (Brimob), pihak kepolisian juga melibatkan warga sekitar yang mengetahui seluk beluk hutan tersebut.

Kabid Humas POlda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kepolisian masih melakukan pengejaran terhdap terpidana Cai Changpan yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang. "Tim masih bergerak dari Krimum, Narkoba, Brimob dan Polres dan juga sudah kita turunkan K9," kata Yusri kepada wartawan Rabu (7/10/2020).

Dia menegaskan, tim yang sudah bekerja sejak beberapa hari lalu ini masih menyusuri area hutan di Tenjo, Bogor. Polisi berharap dengan diterjunkannya anjing pelacak dapat segera menangkap Cai Changpan.

Yusri mengimbau kepada Cai untuk segera menyerahkan diri. "Kita kerahkan di lapangan untuk melakukan pengejaran. Mudah-mudahan kita menangkap kepada yang bersangkutan," ungkap Yusri. (Baca: Ditetapkan Tersangka, Ini Peran 2 Sipir Lapas Bantu Cai Cangpan Kabur)

Seperti diketahui, seorang narapidana narkotika sekaligus WN China, Cai Changpan berhasil kabur dari Lapas Tangerang. Dia kabur pada Senin, (14/9/2020) yang lalu. Usut demi usut napi itu melarikan diri dengan cara menggali lubang dari sel menuju ke luar lapas. Ditemukan pula barang bukti seperti obeng, besi, sekop hingga pompa air yang diduga digunakan napi ini untuk menggali tanah.

Polisi hingga saat ini terfokus pada sebuah hutan di wilayah Bogor. Diduga Cai Changpan bersembunyi di hutan tersebut.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Kapoksi Komisi III Fraksi...
Kapoksi Komisi III Fraksi Gerindra Apresiasi BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
Rekomendasi
MNC Sekuritas Berikan...
MNC Sekuritas Berikan Welcome Reward Berupa Special Fee untuk Investor Baru
Bakti BCA Kembali Buka...
Bakti BCA Kembali Buka Teacher Tech Championship 2026
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 1,06% ke Level 5.806
Berita Terkini
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved