Bersinggungan dengan Stasiun MRT Monas, Pos Polisi Merdeka Barat Digusur

Selasa, 06 Oktober 2020 - 20:01 WIB
loading...
Bersinggungan dengan...
Pospol Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat akan digusur karena bersinggungan dengan pembangunan Stasiun MRT Monas.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2A dengan paket kontrak CP 201 dari Bundaran HI hingga ujung selatan Harmoni terus dikebut. Pos Polisi (Pospol) Subsektor Merdeka Barat akan dipindahkan lantaran bersinggungan dengan Stasiun MRT Monas .

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta , Muhamad Kamaluddin mengatakan, paket kontrak 201 tersebut akan dibangun dua stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas. Stasiun Monas terletak di dalam kawasan cagar budaya kawasan Monumen Nasional (Monas) akan menjadi salah satu stasiun ikonis MRT Jakarta dengan dua pintu masuk (entrance) yaitu di Jalan Museum dan Jalan Silang Merdeka Barat Daya.

"Sehubungan dengan lokasi pembangunan Stasiun Monas bersinggungan dengan bangunan Pospol Subsektor Merdeka Barat, maka Pospol yang semula berada di seberang halte Transjakarta Monas di Jalan Medan Merdeka Barat perlu untuk dipindahkan ke lokasi baru, tepatnya di area sisi barat dari pintu masuk Monas Jalan Silang Merdeka Barat Daya," kata Muhammad Kamaluddin melalui siaran tertulisnya, Selasa (6/10/2020). (Baca: 1.071 Angkutan Langgar PSBB Ketat Jakarta)

Kamaludin menjelaskan, pemilihan lokasi baru Pospol Subsektor Merdeka Barat telah dikoordinasikan dan dikonsultasikan dengan berbagai pihak terkait seperti, Polrestro Jakarta Pusat, Unit Pengelola Kawasan Monas, Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta melalui Tim Sidang Pemugaran, serta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Pemprov DKI Jakarta dengan mempertimbangan kebutuhan pengawasan dan pengamanan area sisi selatan Monas dan jalur VIP, serta pertimbangan bagi kemudahan layanan masyarakat umum dan support keamanan bagi akses pintu Stasiun MRT Monas nantinya.

Arahan lebih lanjut didapatkan dalam rapat koordinasi konstruksi MRT di kawasan Merdeka Barat dari Kementerian Sekretaris Negara selaku Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka, yang juga dihadiri oleh Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, dan Asisten Pembangunan DKI Jakarta."Pospol yang baru didesain dengan prinsip desain bangunan dalam masterplan Kawasan Medan Merdeka mengusung konsep humbleness, dimana sebagai bangunan penunjang, atribut atau fungsi baru tidak lebih dominan dari elemen lansekap dan vista ke Monas itu sendiri," jelasnya.

Secara umum proses pembangunan relokasi pos polisi ini akan dilakukan dalam dua tahap yaitu; pekerjaan konstruksi Pos Polisi baru yang dimulai dengan pekerjaan persiapan dari September 2020, dan dilanjutkan dengan pekerjaan pembongkaran Pos Polisi eksisting yang direncanakan pada Januari 2021 setelah pos polisi yang baru dapat digunakan.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) selalu mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan kerja. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan proyek Fase 2 ini berlangsung. Kami mengharapkan pengertian dan kerja sama dari masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan proyek MRT Jakarta Fase 2," pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Prabowo Lepas...
Momen Prabowo Lepas dan Lempar Bajunya untuk Buruh
Ini 11 Tuntutan Buruh...
Ini 11 Tuntutan Buruh di Peringatan May Day 2026
Presiden Prabowo Ingin...
Presiden Prabowo Ingin Warga Gembira di Momen Lebaran lewat Bazar Rakyat di Monas
Rekomendasi
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved