Rasionalisasi Retribusi Sampah Perhotelan Akan Kembali Dikaji
Selasa, 06 Oktober 2020 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui retribusi sampah termasuk perhotelan dikalkulasi sempat menurun pada sejumlah daerah pada triwulan kedua hingga empat dari target sebesar Rp1,3 Triliun di Tahun 2020. Pengurangannya pun beragam, mulai dari 30% hingga 50%.
Baca Juga: Pengelolaan Sampah Baru Capai 17%, Dewan Minta Galakakan Gerakan Bersih
Camat Tamalate Hasan Sulaeman melaporkan penurunan retribusi sampah wilayahnya mencakup 30% di awal pandemi, target retribusi pokok dipastikan akan sulit dicapai 100% di 2020 ini, dimana target pokok retribusi sampah di daerahnya mencapai Rp1,8 milliar.
"Yang berbintang saja okupansinya tidak sampai setengah persen, jadi mereka memang bermohon karena tarif sampahnya kan berdasarkan volume," katanya.
Sementara target di perubahan dikurangi sebesar Rp600 juta atau sisa target yaitu Rp1,6 milliar. Hasan mengaku meski sejumlah hotel telah buka, khusus untuk wilayahnya, volume sampah masih belum ada perubahan dari sebelum COVOD-19 atau tidak ada peningkatan yang signifikan sama sekali.
"Claro yang normal setiap hari itu sampai 6 kubik perhari sekarang ini untuk dapat 6 kubik saja butuh empat hari baru bisa penuh," ujarnya.
Baca Juga: Pengelolaan Sampah Baru Capai 17%, Dewan Minta Galakakan Gerakan Bersih
Camat Tamalate Hasan Sulaeman melaporkan penurunan retribusi sampah wilayahnya mencakup 30% di awal pandemi, target retribusi pokok dipastikan akan sulit dicapai 100% di 2020 ini, dimana target pokok retribusi sampah di daerahnya mencapai Rp1,8 milliar.
"Yang berbintang saja okupansinya tidak sampai setengah persen, jadi mereka memang bermohon karena tarif sampahnya kan berdasarkan volume," katanya.
Sementara target di perubahan dikurangi sebesar Rp600 juta atau sisa target yaitu Rp1,6 milliar. Hasan mengaku meski sejumlah hotel telah buka, khusus untuk wilayahnya, volume sampah masih belum ada perubahan dari sebelum COVOD-19 atau tidak ada peningkatan yang signifikan sama sekali.
"Claro yang normal setiap hari itu sampai 6 kubik perhari sekarang ini untuk dapat 6 kubik saja butuh empat hari baru bisa penuh," ujarnya.
Lihat Juga :