Bandung Barat Zona Merah, Bupati Gak Terima dan Minta Dinkes Koreksi Data
Senin, 05 Oktober 2020 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
"Ini juga kan Kecamatan Padalarang yang berkategori zona merah, tidak satu kecamatan tapi kasus warga yang positif hanya ditemukan di Desa Jayamekar saja. Makanya ini indikatornya dari mana, kemarin kan KBB zona oranye menuju kuning," tuturnya.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjayanto mengaku belum bisa berkomentar banyak karena belum menerima datanya dari pihak provinsi. Harus terlebih dahulu melihat item dan indikator yang dipakai, karena jika merujuk data yang dimilikinta hingga hari ini hanya Kecamatan Padalarang yang masih merah, yang lain sudah kuning dan hijau.
(Baca juga: Demi Tambah Follower, Kenneth Nekat Unggah Video Diduga Pelecehan Masjid ke Tiktok )
Untuk di KBB, lanjut dia, kasus yang muncul adalah karena impor bukan transmisi lokal dimana sekarang ada sekitar 80 penderita aktif. Sekarang bahkan trennya adalah muncul dari klaster keluarga. Yakni ada anggota keluarga atau kerabatnya yang kerja dan datang dari luar daerah menjadi carier, lalu menularkan ke anggota kelurganya yang di KBB.
"Klaster keluarga sekarang yang banyak muncul tapi angka kesembuhan juga naik. Seperti kemarin ada yang terpapar baru enam orang, tapi yang sembuh juga ada lima orang," ujarnya.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjayanto mengaku belum bisa berkomentar banyak karena belum menerima datanya dari pihak provinsi. Harus terlebih dahulu melihat item dan indikator yang dipakai, karena jika merujuk data yang dimilikinta hingga hari ini hanya Kecamatan Padalarang yang masih merah, yang lain sudah kuning dan hijau.
(Baca juga: Demi Tambah Follower, Kenneth Nekat Unggah Video Diduga Pelecehan Masjid ke Tiktok )
Untuk di KBB, lanjut dia, kasus yang muncul adalah karena impor bukan transmisi lokal dimana sekarang ada sekitar 80 penderita aktif. Sekarang bahkan trennya adalah muncul dari klaster keluarga. Yakni ada anggota keluarga atau kerabatnya yang kerja dan datang dari luar daerah menjadi carier, lalu menularkan ke anggota kelurganya yang di KBB.
"Klaster keluarga sekarang yang banyak muncul tapi angka kesembuhan juga naik. Seperti kemarin ada yang terpapar baru enam orang, tapi yang sembuh juga ada lima orang," ujarnya.
(msd)
Lihat Juga :