TMMD 109 Kaimana, Medan Berat Tidak Menyurutkan Semangat TNI Membangun Desa
Senin, 05 Oktober 2020 - 19:01 WIB
loading...
TMMD 109 Kaimana, Medan Berat Tidak Menyurutkan Semangat TNI Membangun Desa. Foto/SINDOnews/And
A
A
A
KAIMANA - Mengarungi lautan hingga jatuh bangun memikul bahan bangunan di medan yang berat, tidak menyurutkan semangat personel TNI di Kaimana membangun desa untuk kesejahteraan masyarakat.
Semangat ini ditunjukkan TNI dari Satuan Kodim 1804/Kaimana dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun 2020 yang dipusatkan di Kampung Tanusan, Distrik Arguni Bawah, Kabupaten Kaimana.
Meski harus menempuh perjalanan jauh, melintasi jalan darat dan mengarungi lautan selama kurang lebih 3 jam menggunakan sarana transportasi seadanya, anggota TNI dari satuan Kodim 1804/Kaimana ini tetap menunjukkan semangatnya.
Berbaur dengan material bangunan, semen dan paku di atas perahu bermotor, bukan masalah buat pasukan berbaju loreng ini. Bahkan tak hanya itu, di lokasi TMMD pun mereka dihadapkan pada medan yang cukup berat dan menantang adrenalin.
Jauhnya lokasi pembangunan rumah, mengharuskan para prajurit memanggul kayu, semen dan bahan bangunan lainnya dari tepi pantai menuju lokasi. Semuanya mereka jalani dengan ikhlas tanpa peduli panas terik matahari maupun hujan. (Baca juga: 13 Provokator Bentrok di Tuapukan Kupang Ditangkap Polisi, Barang Bukti Alat untuk Perang Diamankan)
Semangat ini ditunjukkan TNI dari Satuan Kodim 1804/Kaimana dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun 2020 yang dipusatkan di Kampung Tanusan, Distrik Arguni Bawah, Kabupaten Kaimana.
Meski harus menempuh perjalanan jauh, melintasi jalan darat dan mengarungi lautan selama kurang lebih 3 jam menggunakan sarana transportasi seadanya, anggota TNI dari satuan Kodim 1804/Kaimana ini tetap menunjukkan semangatnya.
Berbaur dengan material bangunan, semen dan paku di atas perahu bermotor, bukan masalah buat pasukan berbaju loreng ini. Bahkan tak hanya itu, di lokasi TMMD pun mereka dihadapkan pada medan yang cukup berat dan menantang adrenalin.
Jauhnya lokasi pembangunan rumah, mengharuskan para prajurit memanggul kayu, semen dan bahan bangunan lainnya dari tepi pantai menuju lokasi. Semuanya mereka jalani dengan ikhlas tanpa peduli panas terik matahari maupun hujan. (Baca juga: 13 Provokator Bentrok di Tuapukan Kupang Ditangkap Polisi, Barang Bukti Alat untuk Perang Diamankan)
Lihat Juga :