Api Abadi Mrapen Padam, Disinyalir akibat Pengeboran Ilegal
Senin, 05 Oktober 2020 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
Jika memang terjadi kebocoran gas, maka ia meminta lubang itu ditutup agar api abadi Mrapen bisa hidup kembali. "Atau kalau tidak bisa, ya mungkin ada rekayasa engineering yang bisa dilakukan," pungkasnya.
Seperti diberitakan, api abadi Mrapen yang terletak di Desa Manggarmas Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan padam. (Baca juga: Ganjar Imbau Buruh Jateng Tak Ikutan Aksi Mogok Nasional)
Api abadi yang biasa digunakan untuk sumber api obor sejumlah event olahraga baik nasional maupun internasional itu dikabarkan padam sejak tanggal 25 September lalu.
Menurut keterangan Kasi Energi Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan, Sinung Sugeng Arianto, sebelum api abadi Mrapen padam, sempat ada semburan air bercampur gas saat pengeboran sumur yang berlokasi tak jauh dari Mrapen. (Baca juga: Rayakan HUT ke-75, Peran TNI Dibutuhkan Untuk Melawan COVID-19)
Meski semburan air bercampur gas itu telah ditutup, namun air dan gas masih merembes dari pengeboran itu.
Seperti diberitakan, api abadi Mrapen yang terletak di Desa Manggarmas Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan padam. (Baca juga: Ganjar Imbau Buruh Jateng Tak Ikutan Aksi Mogok Nasional)
Api abadi yang biasa digunakan untuk sumber api obor sejumlah event olahraga baik nasional maupun internasional itu dikabarkan padam sejak tanggal 25 September lalu.
Menurut keterangan Kasi Energi Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan, Sinung Sugeng Arianto, sebelum api abadi Mrapen padam, sempat ada semburan air bercampur gas saat pengeboran sumur yang berlokasi tak jauh dari Mrapen. (Baca juga: Rayakan HUT ke-75, Peran TNI Dibutuhkan Untuk Melawan COVID-19)
Meski semburan air bercampur gas itu telah ditutup, namun air dan gas masih merembes dari pengeboran itu.
(boy)
Lihat Juga :